Padang Diterjang Banjir Lagi! 2 Kecamatan Terendam, Tim SAR Sibuk Evakuasi & By Pass Lumpuh
PADANG Banjir melanda dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/10/2026
PERISTIWA
BALI -Kasus pelecehan seksual di lingkungan akademik kembali menggegerkan masyarakat, kali ini melibatkan seorang dosen senior dari Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram), AW. Kasus yang melibatkan tidak hanya mahasiswi, tetapi juga alumni dan rekan sesama dosen, menunjukkan dampak yang luas dari perilaku tidak pantas ini.
AW, seorang dosen yang telah mengabdi sejak tahun 2010, dipecat setelah terbukti melakukan aksi cabul yang meresahkan. Ketua Satgas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unram, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa aduan yang masuk ke satgas mencakup berbagai korban, termasuk mahasiswi, alumni, dan sesama dosen.
“AW melancarkan aksinya dengan modus yang bervariasi, mulai dari pura-pura meminta bimbingan skripsi, mengumpulkan tugas kuliah, hingga melakukan catcalling,” ujar Joko kepada detikBali.
Jumlah korban yang telah melapor terbilang signifikan, meskipun Joko meyakini bahwa sebenarnya masih banyak korban lain yang takut untuk melangkah maju. “Jumlahnya bisa saja akan bertambah,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, AW seringkali melakukan pelecehan seksual di dalam ruangan dosen. Tindakannya mencakup meraba-raba korban, meminta korban untuk memegang dirinya, hingga ucapan-ucapan cabul yang tidak senonoh.
“Dosen ini bahkan pernah mengatakan, ‘saya suka minum susu yang asli’,” ungkap Joko, menambahkan detil dari sisi korban yang memberani diri untuk melaporkan perilaku tidak patut tersebut.
Setelah proses investigasi yang teliti, Satgas PPKS Unram menetapkan bahwa AW bersalah atas tuduhan pelecehan seksual tersebut. Langkah tegas diambil dengan memberhentikan AW dari jabatannya sebagai pendidik di Unram, sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami menjatuhkan sanksi administrasi berat sesuai ketentuan Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi,” tegas Joko.
Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, Satgas PPKS Unram menganjurkan penataan ulang ruang dosen dengan pemasangan CCTV. Rekomendasi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menghindari situasi pelecehan yang tidak diinginkan di lingkungan kampus.
Kasus AW menyoroti pentingnya perlindungan terhadap korban pelecehan seksual dan perlunya penegakan hukum yang adil terhadap pelaku. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
(N/014)
PADANG Banjir melanda dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/10/2026
PERISTIWA
BINJAI Pengurus Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Binjai menghadiri sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) d
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan pemerintah Indonesia telah menjelaskan langkah penanganan kebakaran hutan dan laha
NASIONAL
JAKARTA Presiden Mesir Abdel Fattah ElSisi tiba di Jakarta pada Sabtu (10/10/2026) sore untuk melakukan kunjungan kenegaraan. ElSisi dij
NASIONAL
JAKARTA Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengkritik pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat menyatakan belum membahas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden (Pi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tidak hilang akibat
SENI DAN BUDAYA
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan pengiriman skala kecil tetapi lebih rutin ser
EKONOMI
KISARAN Satu rumah milik Ikhram di Jalan Pramuka, Gang Family, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, hangus terbakar
PERISTIWA