BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Viral! Pria Dipukuli Tukang Ojek Saat Jemput Pacarnya di Stasiun Manggarai

BITVonline.com - Rabu, 22 Mei 2024 08:10 WIB
Viral! Pria Dipukuli Tukang Ojek Saat Jemput Pacarnya di Stasiun Manggarai
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA SELATAN -Sebuah video yang menunjukkan seorang pemuda diduga menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang ojek pangkalan (opang) di Jalan Manggarai Utara I, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, telah viral di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat mengenakan pakaian biru muda dan celana pendek hitam, dikeroyok oleh sekelompok pria di tengah jalan.

Rekaman video memperlihatkan beberapa orang memukuli korban dari depan dan samping, sementara seorang perekam video terdengar melontarkan kata-kata kepada para pengeroyok. “Lu gua videoin,” ujar perekam video, diikuti oleh suara korban yang memprotes aksi pengeroyokan tersebut, “Kok malah keroyok.” Perekam video kembali berteriak, “Anj*ng lu,” dan melanjutkan dengan, “Lu keroyokan ngapain? Lu kan gak tau apa-apaan, diem ya.”

Menurut informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi di depan Stasiun Manggarai. Saat kejadian, korban baru saja tiba untuk menjemput pacarnya. Rupanya, pacar korban telah beberapa kali ditawari jasa antar oleh tukang ojek yang ada di lokasi tersebut. Diduga, tawaran yang tidak diterima ini memicu ketegangan yang berujung pada pengeroyokan.

Kapolsek Tebet, Kompol Murodih, menyatakan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan dari korban terkait kasus tersebut. “Belum laporan korbannya,” kata Murodih. Identitas korban pun masih belum diketahui.

Reaksi Netizen dan Seruan Keadilan

Video yang telah tersebar luas di media sosial ini menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mengutuk tindakan kekerasan tersebut dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut kasus ini. “Ini harus ditindak tegas! Tidak boleh ada kekerasan di jalanan seperti ini,” tulis seorang pengguna Twitter. “Polisi harus bertindak cepat. Jangan sampai kasus ini berlalu begitu saja,” tambah yang lain.

Sementara itu, komunitas ojek online (ojol) turut mengecam tindakan yang dilakukan oleh para tukang ojek pangkalan tersebut. Mereka menyatakan bahwa aksi kekerasan seperti ini mencoreng nama baik profesi ojek dan mengancam keamanan masyarakat. “Kami, komunitas ojol, sangat mengecam tindakan pengeroyokan ini. Kami berharap pihak kepolisian segera menangani kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban,” ujar salah satu perwakilan komunitas ojol.

Langkah Selanjutnya

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang insiden kekerasan yang melibatkan ojek pangkalan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku pengeroyokan dan memberikan hukuman yang setimpal.

Kompol Murodih mengimbau kepada korban atau pihak yang mengenal korban untuk segera melapor ke Polsek Tebet agar proses hukum dapat berjalan. “Kami mengimbau korban atau saksi mata untuk segera melapor ke kami. Ini penting agar kami bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menindak para pelaku,” tegasnya.

Selain itu, Murodih juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. “Kekerasan bukanlah solusi. Jika ada permasalahan, segera laporkan kepada kami. Kami siap untuk menangani dan menegakkan hukum seadil-adilnya,” tutupnya.

Kesimpulan

Kasus pengeroyokan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di ruang publik. Tindakan kekerasan, apapun alasannya, tidak bisa dibenarkan dan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. Dengan adanya laporan dan kerja sama dari masyarakat, diharapkan pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan kasus ini dan memberikan rasa keadilan kepada korban.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru