AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA -Sebuah skandal mengguncang Kementerian Pertanian (Kementan) ketika pengungkapan rutin pengiriman durian ke rumah dinas Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Widya Chandra, Jakarta Selatan, terungkap dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (20/5). Pejabat Kementan diketahui secara rutin mengirim durian ke rumah dinas SYL dengan harga fantastis, berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 40 juta per kotak.
Wisnu Haryana, Sekretaris Badan Karantina, memberikan kesaksian yang mengungkap praktik ini di persidangan. Ia mengonfirmasi bahwa pengiriman durian dilakukan hampir setiap bulan, bahkan pernah lebih dari satu kali dalam sebulan. Pengiriman durian tersebut, yang diduga merupakan jenis Musang King, disebut-sebut memiliki nilai fantastis per kotaknya.
“Kami menerima permintaan untuk pengiriman durian ke Widya Chandra dari Kepala Badan atau melalui saya langsung. Pengiriman dilakukan atas permintaan kebutuhan durian untuk rumah dinas SYL,” ungkap Wisnu.
Jaksa KPK membacakan catatan setoran durian ke rumah dinas SYL dari tahun 2021 hingga 2022 yang dilakukan secara rutin dan memiliki nilai yang cukup tinggi. Sejumlah contoh catatan setoran mengungkapkan jumlah uang yang signifikan, mencapai puluhan juta rupiah untuk setiap pengiriman.
“Nilai setoran durian ini sangat tinggi dan dilakukan secara rutin. Pengiriman durian dilakukan dalam jumlah yang besar, kadang mencapai enam kotak atau lebih,” jelas Jaksa.
Skandal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang etika dan transparansi di Kementan, serta potensi penyalahgunaan kekuasaan. KPK telah memanggil Wisnu Haryana untuk memberikan kesaksian dalam persidangan lanjutan yang menyorot dugaan pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh SYL dan rekan-rekannya.
Kementerian Pertanian, sebagai salah satu lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya pertanian, harus menjelaskan dan bertanggung jawab atas praktik yang merugikan ini. Pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab atas pengiriman durian dengan harga fantastis dan apakah ada indikasi penyalahgunaan kekuasaan harus segera dijawab.
(N/014)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN