Presiden Palestina Telepon Prabowo, Ini yang Dibahas
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin (15/6/2
NASIONAL
CIREBON -Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Iptu Rudiana, seorang ayah yang putranya menjadi korban pembunuhan dalam kasus tragis Vina Cirebon, menyampaikan pernyataan yang memilukan. Dalam seragam Polri, dengan suara terisak-isak, Rudiana menegaskan bahwa dia tidak akan tinggal diam atas kasus tersebut.
“Dengan hati yang berat, saya menyampaikan kepada seluruh warga negara Indonesia, saya adalah orangtua kandung dari almarhum Muhammad Rizky Rudiana atau yang biasa dipanggil Eki,” ujar Iptu Rudiana, menahan tangisnya.
Dalam pernyataannya yang penuh emosi, Rudiana memohon agar masyarakat tidak membuat keluarganya semakin terluka dengan asumsi atau pernyataan yang tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa putranya, Eki, adalah korban dari kekejaman sekelompok orang yang tidak berperikemanusiaan.
“Saya tidak akan diam. Saya terus bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam upaya untuk membawa keadilan bagi putra saya,” ujarnya dengan suara bergetar.
Rudiana juga mengungkapkan bahwa beberapa pelaku pembunuhan telah berhasil diamankan, namun masih ada tiga orang yang masih buron dan menjadi target dari upaya penyelidikan polisi.
“Sisanya sedang kami perjuangkan untuk dilakukan pengungkapan. Saya mohon doa dari seluruh masyarakat agar kasus ini segera terungkap dan keadilan bisa ditegakkan,” pungkas Rudiana.
Dalam konteks yang sama, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, memberikan izin bagi wartawan untuk mengutip pernyataan Iptu Rudiana tersebut.
“Kami memberikan izin untuk wartawan melanjutkan liputannya. Ini akun Instagram resmi milik orangtua dari almarhum Eki,” ujar Kabid Humas.
Kasus pembunuhan Vina Cirebon terjadi pada tanggal 27 Agustus 2016 di Jalan Perjuangan depan SMP 11 Kali Tanjung, Cirebon. Pasangan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana, atau yang lebih dikenal dengan Eki, tewas secara tragis akibat serangan dari sekelompok anggota geng motor.
Sebelumnya, Vina diperkosa secara brutal oleh para pelaku. Jasad kedua korban ditemukan pada pagi hari di flyover setempat.
Delapan dari sebelas pelaku pembunuhan berhasil ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman. Namun, tiga pelaku utama, yakni Andi, Dani, dan Pegi alias Perong, masih buron dan terus menjadi target operasi penangkapan oleh pihak kepolisian.
Kisah tragis ini telah memilukan hati banyak orang, dan upaya penyelidikan yang terus berlanjut diharapkan bisa membawa keadilan bagi para korban dan keluarganya.
(N/014)
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin (15/6/2
NASIONAL
BATU BARA Sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap berbagai permasalahan irigasi yang selama ini menjadi kelu
PERTANIAN AGRIBISNIS
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan bahwa data ekonomi yang akurat merupakan fondasi penting dal
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh akan menggelar Bhayangkara Fest 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan yang berlangs
NASIONAL
MEDAN Soto Medan merupakan salah satu kuliner khas Sumatra Utara yang paling banyak dicari pecinta makanan berkuah. Hidangan ini dikenal
SENI DAN BUDAYA
YOGYAKARTA Mahasiswa yang terlibat dalam aksi penggerudukan diskusi bertajuk Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia bukan milik i
NASIONAL
OlehYogen SogenMENCARI Budiman Sudjatmiko seharusnya bukan perkara sulit. Namanya pernah menjadi bagian dari sejarah perlawanan di negeri i
OPINI
JAKARTA Di tengah persaingan pasar smartphone yang semakin ketat, kualitas layar kini menjadi salah satu faktor penting yang tidak lagi bi
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak bergerak pada perdagangan Selasa, 16 Juni
EKONOMI