AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
BEKASI -Di tengah kesibukan Kota Bekasi, aksi kejahatan kembali menghantui warga. Sebuah peristiwa mencengangkan terjadi di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Kamis, 15 Mei 2024. Seorang pria bernama Ahmad Apandi (38) menjadi korban aksi kejahatan yang merugikan secara materi dan emosional.
Korban, Ahmad Apandi, menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat ia mengambil uang sejumlah Rp450 juta di salah satu bank di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Uang sejumlah itu diperlukan untuk keperluan ibunya yang sedang sakit dan membutuhkan biaya perawatan medis yang cukup besar. Namun, nasib tragis mendera, karena setelah kejadian, ibunya pun telah meninggal dunia.
“Uang itu buat bayar rumah sakit ibu saya, bahkan sekarang ibu saya sudah meninggal (setelah kejadian),” ujar Ahmad Apandi kepada wartawan.
Setelah mengambil uang tersebut, Ahmad Apandi singgah sebentar di sebuah rumah makan. Uang sejumlah Rp450 juta tersebut ia simpan di dalam mobilnya. Namun, tak berselang lama setelah makan, uang tersebut telah raib digasak oleh para maling. Kaca mobil miliknya pun ditemukan telah pecah.
“Hanya 10 menit setelah saya makan, uangnya sudah raib digasak maling. Saat itu, kaca mobil miliknya juga ditemukan sudah pecah,” ungkap Ahmad Apandi.
Ahmad Apandi menduga bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang mungkin telah mengawasinya sejak dari bank. Mereka dengan lihai merusak kaca mobil untuk mencuri uang yang disembunyikan di dalamnya.
“Sudah saya masukin di bawah tempat duduk. Jadi engga sembarangan kita taruh,” tambahnya.
Namun, Ahmad Apandi mengaku tidak menemukan CCTV di sekitar lokasi kejadian, sehingga sulit untuk melacak atau mengidentifikasi pelaku. Setelah peristiwa tragis ini, Ahmad Apandi segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, berharap pelaku segera dapat ditangkap dan memperoleh keadilan.
“Saya berharap bisa diusut dan mudah-mudahan bisa ditangkap pelakunya,” tandasnya.
Kejadian ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan dalam menyimpan barang berharga, serta perlunya peningkatan pengawasan di sekitar lokasi publik untuk mencegah aksi kejahatan serupa. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelakunya dapat ditangkap untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.
(N/014)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN