BREAKING NEWS
Minggu, 02 Agustus 2026

Skandal Video Tak Senonoh! Dugaan Keterlibatan Sekda Taput Sebagai Pemeran Pria, Kapolres Masih Tunggu Bukti Visual

Redaksi - Rabu, 08 Mei 2024 02:37 WIB
Skandal Video Tak Senonoh! Dugaan Keterlibatan Sekda Taput Sebagai Pemeran Pria, Kapolres Masih Tunggu Bukti Visual
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI UTARA  -Gelombang kecaman dan penolakan melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) setelah beredar video porno yang diduga melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Taput, Indra Simare-Mare, beserta seorang wanita berstatus Aparatur Sipil Negeri (ASN). Dalam video tersebut, keduanya terlihat berada di sebuah ruangan yang terhias wallpaper mewah, memicu kecaman serius dari masyarakat Taput.

Warga Kecamatan Siborong-Borong, Armi Br Aritonang, dengan tegas mengutuk perbuatan yang diduga dilakukan oleh Indra Simare-Mare. “Kami tidak terima, keluarga besar Simare-Mare harus bertanggungjawab atas perbuatan tersebut,” serunya dengan nada penuh penyesalan.

Dengan mata berkaca-kaca, Armi Br Aritonang mengingat kembali kejadian memilukan tersebut, mengungkapkan penolakan dan kesedihan yang mendalam atas perlakuan yang mengotori nama baik Taput. “Kami minta Polisi segera ambil tindakan, kami tak sudi Taput dikotori perlakuan Pimpinan Pemerintah mirip binatang,” tandasnya sembari menahan isak tangisnya.

Namun, mantan Bupati Taput dua periode, Nikson Nababan, tampak enggan memberikan tanggapan yang memuaskan. Dengan sikap acuhnya, dia menolak untuk berkomentar banyak. “Tanya saja yang bersangkutan, apa urusan ke saya,” ujarnya singkat, mencerminkan sikap yang tidak mengindahkan seriusnya permasalahan yang terjadi.

Sementara itu, mahasiswa Kristen di Taput juga turut angkat suara dalam aksi kemarin, menuntut DPRD Taput agar segera mengambil tindakan atas insiden ini. Mereka menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap perilaku Sekda yang dinilai melanggar norma etika dan adat istiadat Taput.

Namun, Kapolres Taput menyatakan bahwa video yang diduga melibatkan Sekda Taput dan wanita tersebut belum diterima oleh pihak kepolisian. “Meski saya telah menontonnya, tapi video belum diserahkan ke Polres Taput baik dalam bentuk flasdisk atau CD Driver,” jelas Kapolres Taput melalui Humasnya.

Skandal video syur ini menjadi sorotan tajam dan menyisakan tanda tanya besar di kalangan masyarakat Taput.  Menjadi panggilan untuk tindakan yang tegas dan adil dari pihak berwenang dalam menangani kasus ini. Semoga kejadian memilukan ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk menjaga integritas dan martabat daerah!.

(RAZ)
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru