Kritik Menkeu Picu Protes Akademisi, Handi Risza Bongkar Realitas Bank Syariah
JAKARTA Kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional memicu polemik di kalangan praktisi dan
EKONOMI
CIAMIS – Kasus mutilasi yang menggemparkan di Ciamis telah memasuki babak baru setelah keputusan polisi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis untuk merujuk pelaku, Tarsum (50), ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Bandung. Di RSJ tersebut, Tarsum akan menjalani observasi untuk menentukan apakah dia mengalami gangguan jiwa atau tidak.
“Hasil pemeriksaan kedua yang dilakukan oleh dokter RSUD Ciamis menunjukkan bahwa pelaku tetap akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa untuk observasi lebih lanjut guna menentukan kelayakan untuk proses selanjutnya. Observasi diperkirakan berlangsung selama 14 hari ke depan,” kata Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Joko Prihatin, dalam konferensi pers di Mapolres Ciamis, Selasa (7/5).
Joko menjelaskan bahwa dokter tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan kesimpulan atas pemeriksaan kejiwaan kedua ini. Tarsum terkadang menunjukkan respons yang normal, tetapi kadang juga tidak stabil.
“Informasi yang diperoleh saat pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku kadang-kadang responsif, namun kadang juga tidak stabil. Dia terkadang nyambung dengan pertanyaan, tetapi kadang-kadang tidak lagi. Ini membuat kondisinya sulit untuk ditentukan secara pasti,” jelasnya.
Tarsum bahkan sempat bertanya tentang kondisi istri dan anaknya selama pemeriksaan. Hal ini menjadi pertimbangan dokter untuk tidak segera menetapkan status kejiwaan Tarsum.
“Pelaku sempat bertanya tentang keluarganya saat diperiksa dokter. Ini membuat kita belum dapat dengan pasti menetapkan bahwa pelaku tidak menyadari kejadiannya. Observasi selama 14 hari diperlukan untuk memahami kondisinya yang mungkin terpukul dan terguncang,” ungkapnya.
Setelah periode observasi selama 14 hari di RSJ, keputusan terkait status hukum Tarsum akan diambil oleh pihak kepolisian.
“Kita akan menunggu hasil observasi ini untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Setelah ada visum dari dokter RSJ, kami akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan keputusan akhir akan diambil oleh pengadilan. Rujukan ke RSJ diharapkan dapat dilakukan secepat mungkin, bahkan mungkin hari ini juga,” pungkasnya.
Kasus ini tetap menjadi perhatian publik karena kompleksitasnya, sementara langkah-langkah hukum dan medis yang diambil diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
(N/014)
JAKARTA Kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional memicu polemik di kalangan praktisi dan
EKONOMI
JAKARTA Layanan YouTube dilaporkan mengalami gangguan signifikan pada Rabu, 18 Februari 2026, termasuk di Indonesia. Banyak warganet men
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengimbau seluruh imam dan pengelola masjid di Indonesia memperbanyak doa bagi keselamatan rakya
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Agung (Kejagung) RI maupun Kejati Sumut, diduga telah dikendalikan makelar kasus (markus) suruhan PT Ciputra Group dan P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAWA BARAT Sebuah mobil tangki terbakar di Tol CikopoPalimanan (Cipali) KM 185A arah Cirebon pada Rabu pagi (18/2/2026), mengakibatkan
NASIONAL
TEHERAN Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat di tengah putaran kedua peru
INTERNASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) setelah libur panjang. Data perdaganga
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan kesiapannya memfasilitasi organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia untuk dudu
AGAMA
DELI SERDANG Sebuah kebakaran melanda gudang pabrik santan kelapa milik PT Eramas Coconut Industries di Gang Iman, Jalan Pertahanan, Des
PERISTIWA