Cuaca Bali Hari Ini: Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Ringan, Denpasar Cerah
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Masyarakat diimbau tetap was
NASIONAL
JOGJA -Sebuah permohonan maaf yang mengejutkan datang dari seorang dosen di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPN Yogya). JS, seorang dosen pada Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, secara terbuka mengakui tindakan kekerasan seksual yang dilakukannya di dalam lingkungan kampus. Surat permohonan maaf ini telah diunggah secara resmi oleh Satgas PPKS UPN Yogya sebagai bagian dari penyelesaian kasus yang terjadi.
Dalam surat tersebut, JS dengan jujur mengakui perbuatannya dan menyampaikan rasa penyesalannya atas tindakan tersebut. Meskipun identitas korban tidak disebutkan untuk melindungi privasinya, JS dengan tegas mengakui bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah salah. Ia juga menegaskan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di masa depan.
Tindakan JS tidak hanya berdampak pada korban secara langsung, tetapi juga mengakibatkan sanksi yang telah ditetapkan oleh keputusan Rektor UPN Yogya. Sanksi-sanksi tersebut termasuk pemberhentian dari jabatan Ketua Jurusan, pemberhentian sementara sebagai dosen selama 2 tahun, dan kewajiban untuk mengikuti program konseling di lembaga yang ditunjuk oleh Satgas PPKS UPN Yogya.
Surat permohonan maaf ini tidak hanya menjadi bentuk penyesalan dari JS, tetapi juga merupakan langkah nyata untuk meminta maaf kepada korban dan memperbaiki kesalahannya. UPN Yogya, melalui Panji Dwi Ashrianto sebagai Sub Koordinator Humas dan Kerjasama, menegaskan bahwa universitas merespons kasus ini dengan serius dan berpihak kepada korban. Tindakan penanganan kasus kekerasan seksual ini juga telah dilakukan oleh satgas yang dibentuk untuk menangani kasus-kasus serupa.
Meskipun demikian, Panji juga menegaskan bahwa informasi yang diberikan kepada publik dibatasi untuk melindungi privasi korban dan pelaku. UPN Yogya berkomitmen untuk menindak tegas pelaku yang terlibat dalam kasus kekerasan seksual, sambil tetap mempertimbangkan dampak psikologis yang mungkin dialami oleh korban.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota komunitas kampus dan masyarakat luas akan pentingnya menghormati hak-hak individu dan menjaga lingkungan yang aman dan terlindungi bagi semua orang. UPN Yogya berharap bahwa langkah-langkah yang diambil dalam menangani kasus ini dapat memberikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kasus-kasus serupa di masa depan.
(N/014)
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Masyarakat diimbau tetap was
NASIONAL
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI