Kritik Menkeu Picu Protes Akademisi, Handi Risza Bongkar Realitas Bank Syariah
JAKARTA Kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional memicu polemik di kalangan praktisi dan
EKONOMI
BALI -Keadaan menjadi semakin rumit ketika cahaya kebenaran dihembuskan dalam kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang mengguncang publik. Laporan yang melibatkan Agung Sulaksono sebagai tersangka dalam kasus tersebut, dengan nomor LP/B/63/IV/2024/SPKT/RES.Badung/Polda Bali, ternyata menemui titik terang baru.
Setelah serangkaian investigasi yang teliti, terbukti bahwa tuduhan KDRT yang dituduhkan oleh istri Agung Sulaksono, yang kita kenal dengan inisial FW, ternyata tidak memiliki dasar yang kuat. Klarifikasi yang disampaikan oleh Agung Sulaksono sendiri kepada awak media di Kantor Kepolisian Resort Badung pada Senin, 29 April 2024, menggugah perspektif baru dalam peristiwa ini.
“Saya ingin menegaskan bahwa tuduhan KDRT yang dilaporkan oleh istri saya tidaklah benar. Dalam rentang waktu yang sama dengan laporan tersebut, istri saya tengah dirawat di rumah sakit mulai dari tanggal 11 hingga 25 April. Ini berarti, saya tidak pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga, dan saya bersumpah tidak akan melakukannya terhadap seorang perempuan,” tandas Agung Sulaksono dengan tegas.
Namun, kompleksitas situasi ini semakin terasa ketika kita menyimak implikasi yang lebih dalam dari kasus ini. Agung Sulaksono tidak hanya merangkum rasa prihatin terhadap fitrah kedua anaknya, yang saat ini berusia 2 dan 4 tahun, namun juga mencerminkan kekhawatiran akan dampak psikologis yang mungkin dialami oleh kedua buah hatinya akibat polemik ini.
“Momen seperti ini sungguh memilukan bagi saya. Saya prihatin terhadap kondisi psikologis anak-anak saya yang masih belia. Saya berharap, dengan dukungan dan doa dari masyarakat, permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik, dan kami bisa mendapatkan keadilan yang kami cari. Saya ingin menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang luar biasa dari Polres Badung dan tim penyelidik yang telah berkerja keras dalam mengusut kasus ini,” tambah Agung, menutup pernyataannya dengan penuh apresiasi.
Perjalanan kasus ini belum berakhir, namun titik terang yang disuguhkan oleh klarifikasi Agung Sulaksono membawa kita pada refleksi mendalam tentang kompleksitas dan sensitivitas dalam menangani kasus KDRT. Saat ini, masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan doa, sambil menanti kejelasan dalam proses penegakan hukum yang adil.
(N/014)
JAKARTA Kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional memicu polemik di kalangan praktisi dan
EKONOMI
JAKARTA Layanan YouTube dilaporkan mengalami gangguan signifikan pada Rabu, 18 Februari 2026, termasuk di Indonesia. Banyak warganet men
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengimbau seluruh imam dan pengelola masjid di Indonesia memperbanyak doa bagi keselamatan rakya
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Agung (Kejagung) RI maupun Kejati Sumut, diduga telah dikendalikan makelar kasus (markus) suruhan PT Ciputra Group dan P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAWA BARAT Sebuah mobil tangki terbakar di Tol CikopoPalimanan (Cipali) KM 185A arah Cirebon pada Rabu pagi (18/2/2026), mengakibatkan
NASIONAL
TEHERAN Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat di tengah putaran kedua peru
INTERNASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) setelah libur panjang. Data perdaganga
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi&039i, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan saat Ramadan. Me
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan kesiapannya memfasilitasi organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia untuk dudu
AGAMA
DELI SERDANG Sebuah kebakaran melanda gudang pabrik santan kelapa milik PT Eramas Coconut Industries di Gang Iman, Jalan Pertahanan, Des
PERISTIWA