Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
TASIKMALAYA -Kisah gelap tersembunyi di balik tirai kemegahan rumah mewah di Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terkuak pada Sabtu dini hari. Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota mengungkap sebuah operasi penggerebekan yang mengungkap jaringan penyelundupan minuman keras dari berbagai merk, diduga disiapkan untuk stok penjualan menjelang Lebaran.
Menurut Kepala Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono, penggerebekan ini berhasil menyita sebanyak 1.008 botol minuman keras berbagai jenis dan merk. “Kami amankan sebanyak 1.008 botol minuman keras berbagai jenis,” ungkapnya.
Informasi dari masyarakat menjadi kunci pembongkaran kasus ini, saat adanya laporan terkait keberadaan rumah mewah yang konon menjadi tempat penyimpanan minuman keras dalam jumlah besar. Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota turut serta dalam penggerebekan ini, yang dilakukan di Jalan Rancabungur, Kelurahan Bungurasi, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
“Dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat Lodaya 2024, Polres Tasikmalaya Kota melakukan rangkaian penyelidikan, dan selanjutnya mengarah bahwa peredaran miras di antaranya disimpan di rumah tersebut,” jelas Hartono.
Operasi ini bukan hanya menyita barang bukti minuman keras, tapi juga mengamankan pemiliknya untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut terkait kepemilikan barang terlarang tersebut. Ternyata, minuman keras tersebut disimpan sebagai stok untuk dijual pada momen Lebaran di wilayah Tasikmalaya, namun upaya ini berhasil digagalkan oleh kepolisian, mengingat minuman keras dilarang beredar di wilayah tersebut.
Menurut Hartono, patroli pemberantasan minuman keras akan terus dilaksanakan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memperjualbelikan maupun mengonsumsi minuman keras, karena dapat memberikan dampak buruk terhadap keamanan dan ketertiban umum.
“Kami mengimbau partisipasi masyarakat untuk proaktif melalui Call Center 110 atau 081119110110 apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas di lingkungannya, segera melaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota, pasti kami tindak lanjuti,” tandasnya.
Kisah gelap di balik kemegahan sebuah rumah mewah, menjadi pelajaran berharga bahwa kejahatan dapat menyelinap di mana saja, bahkan di tempat yang tidak terduga. Semoga dengan kerja keras kepolisian, masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari peredaran minuman keras ilegal.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA