Pria Tanpa Busana yang Mengamuk di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa STIPAN
JAKARTA Kepolisian Sektor Jagakarsa mengungkap identitas pria tanpa busana yang diduga memukul sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan
HUKUM DAN KRIMINAL
SEMARANG – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh enam anggota Satlantas Polresta Yogyakarta terhadap Darso (43), warga Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, menjadi sorotan. Darso dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi terkait dengan kecelakaan lalu lintas di Yogyakarta.
Menurut keterangan Tocahyo (34), adik dari Darso, korban sempat memberikan pengakuan sebelum meninggal bahwa dirinya dipukuli oleh enam anggota polisi. “Darso bilang ke saya dipukuli di bagian dada oleh enam orang polisi asal Yogyakarta, dia dipukuli karena kasus kecelakaan lalu lintas di sana (Yogyakarta),” kata Tocahyo.
Peristiwa penjemputan paksa terhadap Darso terjadi pada 21 September 2024, yang terkait dengan kecelakaan lalu lintas pada Juli 2024. Darso sempat meminjam uang untuk pergi ke Jakarta, namun kembali lagi ke kampung halamannya sebelum akhirnya meninggal pada 29 September 2024. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Darso mengungkapkan bahwa ia ingin menuntut oknum polisi yang telah menganiayanya. Pengakuan tersebut direkam oleh pihak keluarga.
Istri korban, Poniyem, juga mengungkapkan hal yang serupa, di mana suaminya sempat bercerita tentang penganiayaan yang dilakukan oleh anggota polisi. “Suami sempat didatangi oknum itu di rumah sakit. Selepas mereka pergi, suami baru cerita habis dipukuli oleh mereka,” ujarnya. Poniyem juga menyebutkan bahwa suaminya mengalami luka lebam di wajah, khususnya di bagian pipi kanan, meski memiliki riwayat penyakit jantung.
Namun, pihak polisi yang diduga terlibat dalam penganiayaan memberikan keterangan berbeda. Mereka menyatakan bahwa luka lebam yang diderita Darso disebabkan oleh benturan pintu mobil saat korban memberontak. Namun, Poniyem tidak mempercayai penjelasan tersebut, karena luka lebam di dekat telinga korban dianggap tidak mungkin akibat terbentur pintu mobil.
Pasca kejadian, kuasa hukum keluarga korban, Antoni Yudha Timor, melaporkan anggota Satlantas Polresta Yogyakarta berinisial I ke Polda Jateng atas dugaan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Antoni juga menduga ada enam polisi lainnya yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Laporan tersebut didasarkan pada beberapa barang bukti seperti hasil rontgen, foto, dan video yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut. Antoni juga menyampaikan bahwa penganiayaan ini terjadi hanya 200 meter dari rumah korban di Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
(christie)
JAKARTA Kepolisian Sektor Jagakarsa mengungkap identitas pria tanpa busana yang diduga memukul sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Sepekan berlalu sejak kasus dugaan keracunan setelah konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Berastagi, Kabupaten Karo,
PERISTIWA
MEDAN Polrestabes Medan menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus rudapaksa terhadap seorang remaja berinisial SRA di Kota M
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi pameran foto bertajuk Prahara Pulau Emas yang digelar Pewarta Foto Indone
PEMERINTAHAN
MEDAN Persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sumatera Utara mulai mengerucut pada dua nama calon Ketua DPD Partai D
POLITIK
JAKARTA Ketua Komisi V DPR Lasarus menilai Indonesia tengah menghadapi kondisi darurat angkutan laut. Penilaian itu disampaikan setelah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Khusus, M
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melantik dan mengambil sumpah 26 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota T
PEMERINTAHAN
MEDAN Angin kencang yang menerjang Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa malam, 18 Agustus 2026, menyebabkan sejumlah bangunan rusak.
PERISTIWA
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di
PERISTIWA