Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
JAKARTA -Skandal korupsi merambah ke ranah tata niaga komoditas timah, yang mengguncang PT Timah Tbk dalam rentang tahun 2015-2022, kembali mengemuka. Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tak tinggal diam. Dalam serangkaian penggeledahan yang dilakukan, kejagung berhasil menyita puluhan miliar rupiah, mengguncang dunia perindustrian dan permodalan di Indonesia.
Penggeledahan yang dilakukan di sejumlah tempat, termasuk kantor PT QSE, PT SD, dan rumah tinggal individu yang diidentifikasi sebagai HL, menjadi fokus utama. Hasilnya, penyidik mampu menyita bukti elektronik, dokumen terkait, dan uang tunai senilai Rp 10 miliar, serta SGD 2 juta. Jika dihitung, nilai konversi SGD 2 juta tersebut mencapai angka fantastis Rp 23,3 miliar. Dengan total uang yang disita mencapai Rp 33 miliar, penegakan hukum di Indonesia sekali lagi menunjukkan keberaniannya dalam memberantas korupsi.
Menariknya, dalam perkara ini melibatkan tidak kurang dari 13 tersangka dari berbagai latar belakang dan jabatan, termasuk pejabat tinggi perusahaan dan pengusaha tambang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari Direktur Utama hingga Manajer Operasional, nama-nama ini tercatat dalam daftar hitam korupsi.
Pasal yang disangkakan kepada para tersangka berkaitan dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Para tersangka dituduh melakukan perbuatan melawan hukum, merugikan negara dalam skala besar, dan merusak integritas perusahaan negara.
Terkait dengan penanganan kasus ini, Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, menyatakan bahwa penyidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap aliran dana yang diduga berasal dari beberapa perusahaan yang terlibat dalam tata niaga timah ilegal. Dengan langkah-langkah tegas yang diambil, diharapkan korupsi yang merajalela di sektor ini dapat teratasi dan keadilan bisa ditegakkan.
(K/09)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA