Harga Plastik Meledak, Negara Jangan Sekadar Jadi Penonton
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
SURABAYA – Kasus tragis yang melibatkan penganiayaan terhadap Dini Sera Afrianti oleh Gregorius Ronald Tannur telah mengejutkan dan menyentuh hati masyarakat luas. Dini, seorang wanita berusia 29 tahun, harus kehilangan nyawanya setelah menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, Ronald Tannur, anak dari seorang mantan anggota DPR RI.
Peristiwa berdarah itu berawal dari pertengkaran di antara keduanya setelah menghabiskan waktu di Blackhole KTV. Namun, apa yang seharusnya menjadi malam yang menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk bagi Dini. Kekerasan yang diterimanya dari tangan Ronald mengakibatkan dia mengalami luka serius, bahkan sampai pada titik nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Dari keterangan yang diberikan oleh Kasintel Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana, proses hukum terhadap Ronald Tannur telah mencapai tahap penyusunan rencana dakwaan. Meskipun demikian, berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21, menunjukkan bahwa pihak berwenang telah mengumpulkan semua bukti dan informasi yang diperlukan untuk mengadili kasus ini di Pengadilan Negeri Surabaya.
Tidak hanya fisik, namun juga rekaman yang dibuat oleh Ronald menambah kesedihan dalam tragedi ini. Rekaman tersebut menunjukkan momen di mana Dini terkapar tak berdaya, menjadi saksi bisu dari kekejaman yang dialaminya sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Kasus ini telah menjadi sorotan publik, memunculkan pertanyaan tentang kekerasan dalam hubungan, perlindungan terhadap korban kekerasan, serta peran hukum dalam menegakkan keadilan. Kematian Dini Sera Afrianti harus menjadi pengingat bagi semua orang bahwa kekerasan dalam hubungan tidak boleh dianggap remeh, dan setiap tindakan kekerasan harus dikecam dan diberikan hukuman setimpal.
Semoga proses hukum yang sedang berjalan dapat memberikan keadilan bagi Dini dan keluarganya, serta menjadi peringatan bagi semua orang untuk menentang segala bentuk kekerasan, terutama dalam hubungan yang seharusnya penuh dengan kasih sayang dan penghargaan.
(A/08)
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Belanja Nasional pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp184,02 triliun. Angka tersebut melam
EKONOMI
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakat
NASIONAL
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini tergolong kuat. Hal tersebut lantaran may
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkap adanya praktik gelap dalam aktivitas eksporimpor yang dinilai merugikan pereko
EKONOMI
JAKARTA Bareskrim Polri meminta para korban penipuan investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) untuk segera mengajukan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan terpantau masih tinggi pada Minggu pagi. Daging ayam ras dijual Rp41.500 per kilogram, sementara c
EKONOMI