BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Pengacara Rudi S Gani Tewas Ditembak, Polisi Sita 11 Senapan Angin dan Periksa Tiga Terduga Pelaku

BITVonline.com - Kamis, 09 Januari 2025 14:32 WIB
Pengacara Rudi S Gani Tewas Ditembak, Polisi Sita 11 Senapan Angin dan Periksa Tiga Terduga Pelaku
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BONE – Kasus penembakan yang menewaskan pengacara Rudi S Gani (45) di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, masih menjadi perhatian publik. Hingga Kamis (9/1/2025), garis polisi masih terpasang di kediaman almarhum yang tewas ditembak di bagian leher oleh orang tak dikenal pada Selasa (31/12/2024).

Peluru yang menewaskan Rudi diketahui berasal dari senapan angin dan menembus tulang leher korban. Kejadian tersebut terjadi saat korban berada di rumahnya, dan hanya beberapa kerabat yang berada di lokasi saat peristiwa penembakan. Samsu Alam, mertua Rudi, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendengar bunyi tembakan yang jelas, bahkan menyadari bahwa korban ditembak.

Polres Bone telah menyita 11 senapan angin yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Senapan-senapan tersebut saat ini tengah dikaji di laboratorium forensik (Labfor) Polda Sulsel untuk diidentifikasi lebih lanjut. Selain itu, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekonstruksi untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai pelaku.

Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian kini fokus pada pengejaran terhadap terduga pelaku. Ia juga meminta dukungan masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu penyidikan. “Kami akan bekerja secara maksimal dan profesional untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Istri almarhum, Hj. Maryam (45), telah memberikan keterangan kepada penyidik, dan dalam pemeriksaan tersebut terungkap bahwa terdapat tiga orang yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan tersebut. Tadjuddin Rachman, Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) Peradi Makassar, menyatakan bahwa kecurigaan kini terfokus pada tiga sosok yang diduga memiliki peran berbeda dalam peristiwa ini, yaitu pelaku utama, intelektual pelaku, dan seseorang yang membantu.

Saat ini, penyidik telah memeriksa 18 saksi terkait penembakan ini, dan kecurigaan terhadap tiga orang tersebut semakin mengerucut. Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui apakah ada unsur perencanaan dalam pembunuhan ini. 

(christie)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

OlehHabiburokhman. KAMI perlu menanggapi pengawasan kinerja Polri oleh Kompolnas. Perlu digarisbawahi bahwa Kompolnas bukanlah lembaga pen

OPINI