Warga Gerebek Rumah Kos di Padangsidimpuan, 23 Perempuan dan 16 Laki-laki Diamankan ke Polres
PADANGSIDIMPUAN Warga menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Pembangunan Blok A2, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menjadi pusat perhatian publik setelah menghilang saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinasnya pada Rabu (31/1/2024) ,. Namun pada hari berikutnya, Gus Muhdlor muncul di Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, mendeklarasikan dukungan untuk Paslon 02 , dia juga mengacungkan salam dua jari di depan ribuan massa yang hadir.
Di acara selawatan dan deklarasi dukungan untuk Paslon 02 yang bertajuk ‘Nderek Kiai’ Prabowo Gibran pada Kamis (1/2), Gus Muhdlor dengan tegas mengajak santri dan masyarakat umum untuk memilih Prabowo. Dalam suasana rintik hujan, di antara kerumunan massa berkaus ‘Prabowo-Gibran Gemoy, Nderek Abah Kyai Ali’, Gus Muhdlor menyuarakan dukungan dengan penuh semangat.
Acara tersebut digelar oleh KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali, pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, yang juga merupakan ayah dari Gus Muhdlor. Turut hadir dalam acara tersebut adalah adik ipar Gus Muhdlor, yang juga menjabat sebagai Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Namun, kehadiran Gus Muhdlor dalam acara tersebut menjadi sorotan, terutama karena tengah berlangsungnya pengusutan dugaan korupsi senilai Rp 2,7 miliar di Sidoarjo.
Meskipun terlibat dalam kontroversi, Gus Muhdlor tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan dukungan politiknya. Dengan terang-terangan, dia menyatakan bahwa calon presiden yang layak untuk melanjutkan pembangunan di Indonesia setelah kepemimpinan dua periode oleh Presiden Jokowi adalah Prabowo Subianto.
Sebelumnya, pada Rabu pagi saat KPK melakukan penggeledahan, Gus Muhdlor sulit ditemui, bahkan oleh penyidik KPK sendiri. Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, mengaku tidak mengetahui keberadaan Gus Muhdlor saat penggeledahan tersebut berlangsung.
https://youtu.be/LHwuGLqhEcc
Apapun langkah politik yang diambil oleh Gus Muhdlor, KPK akan tetap memeriksanya terkait dugaan korupsi pemotongan insentif Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo. Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Sidoarjo, Siska Wati, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK di Sidoarjo pada Kamis (25/1).
(A/08)
PADANGSIDIMPUAN Warga menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Pembangunan Blok A2, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara bersama jajaran Intelijen Kejaksaan Tinggi Daerah Khu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan penjelasan mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang
NASIONAL
OlehFirdaus ArifinTIDAK ada pemerintahan yang dapat bertumpu selamanya pada kemenangan elektoral. Dalam demokrasi konstitusional, pemilu ha
OPINI
JAKARTA Islam mengajarkan umatnya untuk menyayangi seluruh makhluk hidup, termasuk hewan. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya memperlak
AGAMA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepanjang 2731 Juli 2026 dengan kenaikan tipis. Berdasarkan data Bu
EKONOMI
JAKARTA Tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 untuk plafon pinjaman Rp100 juta dengan tenor 1 hingga 5 tahun menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Kota Medan kembali menunjukkan kreativitasnya di panggung mode nasional melalui ajang Indonesia Fashion Week. Ketua Dekranasda K
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh mengikuti kegiatan nonton bersama (noba
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca ber
NASIONAL