Viral! Oknum Dishub Medan Diduga Pungli Sopir Pikap Rp 500 Ribu
MEDAN Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan beberapa oknum petugas Dinas Perh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua tidak termasuk dalam kelompok yang akan menerima amnesti dari pemerintah. Menurut Supratman, pemberian amnesti hanya akan diberikan kepada individu-individu yang terlibat dalam gerakan makar, namun tanpa menggunakan senjata.
“Kami tidak memberikan amnesti kepada kelompok yang terlibat dalam kekerasan bersenjata. Amnesti ini lebih ditujukan kepada mereka yang melakukan gerakan makar tanpa senjata, seperti aktivis yang menyampaikan ekspresi mereka,” ungkap Supratman kepada wartawan di Gedung Kementerian Hukum pada Rabu (29/1/2025).
Saat ini, Kementerian Hukum dan HAM sedang melakukan verifikasi terhadap sekitar 44.000 nama yang dipertimbangkan untuk menerima amnesti. Verifikasi ini sedang ditangani oleh Direktur Pidana Ditjen AHU, dengan harapan proses ini dapat selesai dalam waktu dekat dan laporan akan segera diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kami sedang memastikan keakuratan data 44.000 nama tersebut. Setelah verifikasi selesai, kami akan segera mengirimkan laporan kepada Presiden,” tambah Supratman.
Meskipun demikian, Supratman membuka peluang amnesti untuk kelompok bersenjata di Papua jika Presiden Prabowo memutuskan untuk melakukannya. “Jika Presiden meminta, kami akan melaksanakan,” tegasnya.
Perbedaan pendapat muncul terkait amnesti ini, mengingat sebelumnya Menteri Koordinator bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa Presiden Prabowo sedang mempertimbangkan pemberian amnesti bagi kelompok bersenjata di Papua, sebagai bagian dari upaya menyelesaikan konflik secara damai dengan mengedepankan hukum dan HAM.
“Presiden Prabowo sudah setuju untuk memberikan amnesti kepada mereka yang terlibat dalam konflik Papua dan untuk mencari solusi damai yang mengutamakan hukum dan HAM,” kata Yusril dalam pertemuan dengan delegasi Kerajaan Inggris pada 22 Januari 2025. (KMPS)
(N/014)
MEDAN Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan beberapa oknum petugas Dinas Perh
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Perwira Pengabdian sekaligus Pelepasan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP
NASIONAL
BINJAI Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika meluncurkan layanan Internet Gratis Ruang Publik seca
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri secara langsung Pesta Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op Bima Sinaga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materiil yang diajukan 13 mahasiswa hukum terhadap Pasal 256 UndangUndang Nomor 1
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) memperketat batasan tindakan yang termasuk merintangi penyidikan kasus korupsi dengan menghapus frasa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi warganet (netizen) yang merujak anggota Fraksi PAN DPR RI Dr Saleh Partaonan Daulay di postingan akun facebook Sumut Indah
POLITIK
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan tercatat masih berada di level tinggi pada awal Maret 2026. Data Pusat Informasi Harga Pangan St
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin, 2 Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan Ramadan Fair telah menjadi bagian dari identitas Kota Medan yang konsisten dig
EKONOMI