Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Akibat Ledakan di Misi UNIFIL Lebanon
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
MEDAN -Seorang warga Kabupaten Deliserdang, Raman Krisna 44, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Polrestabes Medan yang dinilai lamban menangani kasus dugaan penipuan arisan yang telah dilaporkannya sejak 21 September 2021. Hingga hampir lima tahun berlalu, kasus tersebut tak kunjung menemukan titik terang.
Raman, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang, mengalami kerugian sebesar Rp 24 juta akibat mengikuti arisan konvensional yang dikelola oleh dua orang, SA dan AG, yang merupakan teman sekolah istrinya.
Dengan suara bergetar, ia menceritakan bahwa uang tersebut awalnya akan digunakan untuk membeli tanah dan membangun rumah bagi keluarganya.
"Uangnya rencana untuk beli tanah supaya berteduh anak-anak. Saya bukan orang kaya, sedikit-sedikit dikumpulkan Rp 50 ribu supaya bisa bayar itu. Kecewa kali saya," ujar Raman saat mendatangi kantor BITVONLINE.COM, Sabtu 18-2- 2023.
Kasus Mandek, Korban Minta Keadilan
Menurut Raman, arisan tahunan itu dimulai sejak September 2020, dengan janji bahwa ia akan menerima dana yang disetorkannya pada September 2021. Namun, ketika waktunya tiba, penyelenggara arisan menghilang tanpa jejak.
Ia mengaku telah membayar iuran sebanyak 15 kali, dengan nominal Rp 1 juta per bulan untuk dua nomor arisan.Tak hanya dirinya, ia juga mengungkapkan bahwa ada puluhan korban lain yang mengalami kerugian dengan total dugaan mencapai Rp 900 juta.
Namun, hingga saat ini, hanya dirinya yang melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Pada tahun 2021, Kasat Reskrim Polrestabes Medan saat itu, Kompol Teuku Fathir Mustafa, sempat berjanji akan menuntaskan kasus tersebut.
"Kita akan berusaha memberi keadilan untuk pelapor," ujar Fathir kala itu. Namun, hingga kini, laporan tersebut masih belum menemui kejelasan.
.jpeg)
Lima Tahun Berlalu, Penyidik Dinilai Tidak Serius
Pada 4 Februari 2025, Raman kembali mendatangi kantor BITVONLINE.COM untuk menyampaikan keluhannya. Ia mengaku telah berulang kali mendatangi Polrestabes Medan dan menghubungi penyidik pembantu yang menangani kasusnya, Dio Silalahi.Namun, ia hanya mendapatkan jawaban yang tidak pasti."Sudah berapa kali saya WhatsApp penyidik, tapi hanya dijawab nanti diterbitkan DPO-lah, ini-lah, itu-lah. Tapi sampai sekarang pelakunya belum juga ditangkap. Saya menilai penyidik tidak ada upaya mencari pelaku, hanya memberi saya angin surga," keluh Raman.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, Raman meminta perhatian langsung dari Presiden Prabowo, Kapolri, dan Kapolda Sumut agar segera menyelesaikan kasusnya."Apa karena saya orang miskin hingga terlalu mahal mendapatkan keadilan? ujarnya dengan nada kecewa.
Raman juga berencana mendatangi kantor Ombudsman Sumut untuk melaporkan lambannya proses hukum terhadap kasus yang dilaporkannya.
n14
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
TEL AVIV Iran melancarkan serangan rudal ke sejumlah wilayah Israel pada Sabtu dini hari, 4 April 2026. Serangan ini disebut sebagai res
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL
MEDAN PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sum
NASIONAL
MEDAN Ratusan ribu kendaraan tercatat melintasi ruas tol di Sumatera Utara selama periode libur Paskah 2026. Dua ruas utama, yakni Tol B
NASIONAL
ACEH TENGAH Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Aceh Tengah, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat tindakan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren
NASIONAL
CHICAGO Harga emas dunia bertahan di level tinggi pada perdagangan akhir pekan. Logam mulia dengan simbol Emas (XAU/USD) tercatat berada
EKONOMI
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong penguatan sistem perlindungan saksi dan korban melalui pembahasan Rancang
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Ashabul Kahfi, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Work From Home (WFH) bagi pek
POLITIK