Hilang 5 Hari di Danau Toba, Nelayan Solu Ditemukan Meninggal Oleh Rombongan Jetski
SAMOSIR Usman Sihotang (33), nelayan yang hilang saat menangkap ikan di Danau Toba, ditemukan meninggal dunia setelah lima hari dicari. Ja
PERISTIWA
BANDUNG -Sebuah video yang menunjukkan seorang pria menembak seekor kucing liar hingga mati menjadi viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @rumahsinggahclow dan menunjukkan seorang pria yang diketahui berinisial SK, memegang kucing dengan tangan kiri, lalu menembaknya menggunakan airsoft gun. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu malam, 8 Februari 2025, di kawasan Cibiru, Kota Bandung.
Kapolsek Panyileukan, Kompol Kurnia, membenarkan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di wilayah Cibiru dan pihak kepolisian telah mengamankan pelaku. SK kini telah diamankan oleh aparat setelah sebelumnya viral video aksinya yang menghebohkan masyarakat.
Peristiwa bermula saat SK tengah makan di rumah saudaranya sekitar pukul 21.00 WIB. Seperti yang disampaikan oleh Kompol Kurnia, seekor kucing datang mendekat dan saat SK mencoba mengusirnya, kucing tersebut malah mencakar tangannya. Merasa emosi, SK kemudian membawa kucing itu ke pekarangan rumah dan menembaknya dengan airsoft gun hingga mati. "Kucing tersebut ditembak dengan menggunakan airsoft gun hingga mati," ujar Kurnia kepada wartawan, Jumat (14/2/2025).
Rekaman Aksi Kejam Menjadi Viral
Usai menembak kucing tersebut, SK diduga membawa bangkai hewan tersebut ke tempat kerjanya di kawasan Cinambo dan membuangnya ke kali di sekitar lokasi tersebut. Namun, aksi keji tersebut terekam menggunakan ponsel dan diunggah sebagai status WhatsApp oleh SK. Video ini kemudian menyebar luas di media sosial, khususnya Instagram, hingga memicu kecaman dari berbagai pihak.
Pelaku Ditemui Komunitas Pecinta Kucing
Pada Kamis, 13 Februari 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, SK mendatangi Polsek Panyileukan didampingi oleh Komunitas Pecinta Kucing. Mereka melaporkan tindakan keji yang dilakukan SK dan meminta agar pelaku mengakui kesalahannya serta meminta maaf atas perbuatannya. Kompol Kurnia menjelaskan bahwa kedatangan komunitas tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan dan mendesak pelaku untuk menyesali tindakannya.
"Komunitas Pecinta Kucing meminta agar pelaku meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Mereka juga meminta pelaku menyesali perbuatannya," lanjut Kurnia.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap SK. Terhadap pelaku, polisi mengenakan Pasal 302 KUHP terkait kekejaman terhadap hewan, dengan ancaman hukuman penjara selama tiga bulan. Proses penyidikan dan penyelidikan masih berlangsung.
(km/a)
SAMOSIR Usman Sihotang (33), nelayan yang hilang saat menangkap ikan di Danau Toba, ditemukan meninggal dunia setelah lima hari dicari. Ja
PERISTIWA
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilaya
NASIONAL
MEDAN Empat siswa SD Negeri 060870 Medan masih menjalani rawat inap di rumah sakit setelah mengalami mual dan muntah usai menyantap menu M
PERISTIWA
PADANG Banjir melanda dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/10/2026
PERISTIWA
BINJAI Pengurus Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Binjai menghadiri sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) d
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan pemerintah Indonesia telah menjelaskan langkah penanganan kebakaran hutan dan laha
NASIONAL
JAKARTA Presiden Mesir Abdel Fattah ElSisi tiba di Jakarta pada Sabtu (10/10/2026) sore untuk melakukan kunjungan kenegaraan. ElSisi dij
NASIONAL
JAKARTA Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengkritik pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat menyatakan belum membahas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden (Pi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tidak hilang akibat
SENI DAN BUDAYA