UMSU Dorong Kemandirian Ekonomi Desa lewat Bantuan Alat Produksi Abon dan Cookies
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan peralatan produksi abon sapi dan cookies kepada Kelompok Ibui
PENDIDIKAN
jakarta -Publik kembali dikejutkan dengan insiden yang melibatkan dua pengacara terkenal, Firdaus Oiwobo dan Pitra Romadoni, yang hampir terlibat adu jotos di atas panggung sebuah acara diskusi televisi swasta. Insiden tersebut terjadi saat keduanya terlibat perdebatan panas terkait kasus yang sedang dibahas.
Perdebatan dimulai saat Firdaus Oiwobo menjawab pertanyaan dari presenter mengenai pencabutan berita acara sumpahnya sebagai pengacara, yang dianggapnya sebagai hal yang berlebihan. Firdaus menilai bahwa banyak pengacara lain yang pernah terjerat kasus hukum dan dipenjara lebih dari lima tahun, namun tidak pernah ada pencabutan sumpah profesinya.
"Saya rasa itu terlalu berlebihan, karena kata orang saya hanya melanggar etik. Saya hanya melakukan kesalahan kecil dibandingkan dengan beberapa pengacara yang sudah dipenjara dan tidak dicabut berita acara sumpahnya," ujar Firdaus dengan nada tinggi.
Namun, saat Firdaus tengah berbicara, Pitra Romadoni tiba-tiba memotong dan ingin memberikan pertanyaan. Situasi mulai memanas saat Firdaus menjawab dengan tegas, "Sebentar, saya belum selesai bicara, Anda jangan seperti mikrolet," ujarnya.
Pitra Romadoni yang tak terima dengan sikap Firdaus kemudian membalas dengan suara lantang, "Saya bertanya kepada saudara!" Tak lama kemudian, keduanya terlibat dalam perdebatan sengit yang hampir berujung pada aksi saling serang fisik.
Melihat situasi yang semakin memanas, semua peserta diskusi lainnya langsung bergerak untuk melerai kedua pengacara tersebut. Pihak keamanan acara juga segera turun tangan untuk menghindari insiden yang lebih besar. Beruntung, aksi adu jotos bisa dicegah sebelum keduanya benar-benar bertindak agresif.
Insiden ini mengejutkan banyak pihak, mengingat keduanya adalah pengacara yang dikenal memiliki rekam jejak profesional di dunia hukum. Publik pun semakin penasaran dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Firdaus mengenai sikap pemerintah terkait kasus yang menimpanya.
(gn/n14)
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan peralatan produksi abon sapi dan cookies kepada Kelompok Ibui
PENDIDIKAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap alasan di balik pernyataannya yang menyebut konsumsi telur dapat menyebabkan
KESEHATAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana mengalihkan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) u
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara soal isu reshuffle kabinet se
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap sekitar 300 ribu pecandu narkoba di Indonesia telah terdeteksi. Menurutn
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menjadikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
BATU BARA Warga Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mengeluhkan kondisi pasokan listrik yang dinilai semakin m
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh Dr Sutio Jumagi Akhirno bertemu Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan di Mapolda Aceh,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumatera Utara Poppy Marulita Hutagalung dimutasi dari jabatannya menjadi kepala bidang. Poppy ki
PEMERINTAHAN