Enam Hari Usai Insiden, Penangkapan Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Belum Terwujud
JAKARTA Enam hari pascainsiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (K
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR - Kasus mencoreng nama baik kepolisian kembali terungkap di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), kali ini melibatkan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja. AKBP Fajar ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba dan keterlibatannya dalam kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi pada 11 Juni 2024 di Kota Kupang.
Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Patar Silalahi, dalam konferensi pers yang diadakan pada Selasa (11/3), Fajar memesan korban melalui seorang perempuan berinisial F.
Fajar meminta perempuan tersebut untuk mencari anak-anak yang akan dibawa ke kamar hotel tempatnya menginap, dengan imbalan sebesar Rp3 juta yang dibayarkan secara tunai.
"Fajar memesan anak tersebut melalui perempuan berinisial F. Pesanan tersebut disanggupi dengan imbalan yang dibayar Rp3 juta secara langsung," ujar Kombes Patar.
Sebelum kejadian pencabulan, korban yang diketahui masih di bawah umur diajak oleh Fajar dan perempuan berinisial F untuk berjalan-jalan dan makan bersama.
Setelah itu, korban dibawa ke hotel di mana AKBP Fajar berada dan diduga mengalami perbuatan yang tidak pantas.
Perempuan berinisial F yang turut terlibat dalam kasus ini sudah diperiksa oleh penyidik di Unit PPA Direskrimum Polda NTT.
Fajar dan perempuan tersebut awalnya berkenalan melalui aplikasi MiChat, yang kemudian menjalin hubungan, dan F juga pernah dibayar untuk melayani Fajar.
Kasus ini berawal dari penangkapan AKBP Fajar pada Kamis (20/2), yang dilakukan oleh tim gabungan Propam Polri dan Bidang Propam Polda NTT.
JAKARTA Enam hari pascainsiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (K
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi mempe
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan akan menggelar rukyatulhilal atau pengamatan bulan sabit untuk menen
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Kapolres Padangsidimpuan, Wira Prayatna, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Imam Besar Masjid Raya AlAbror, As
NASIONAL
PADANG Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026. Den
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah akan mengambil langkah tegas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa penundaan pengiriman pasukan Indonesia untuk misi perdamaian di Gaza,
NASIONAL
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara memusnahkan lima ton mangga impor asal Vietnam yang gagal memenuhi
NASIONAL
JAKARTA Besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp 335 triliun dalam APBN 2026 memicu kewaspadaan Badan Gizi Nasion
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Rabu (18/3/2026). Data terbaru pukul 10.00 WIB menunjukkan
EKONOMI