BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Curhat Terakhir Juwita Ungkap Sifat Kekasih Sebelum Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL

- Jumat, 28 Maret 2025 20:55 WIB
Curhat Terakhir Juwita Ungkap Sifat Kekasih Sebelum Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL
Juwita
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALSEL -Kematian tragis seorang jurnalis wanita, Juwita (23), di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mencuat ke publik setelah ditemukan tak bernyawa pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Diduga, Juwita menjadi korban pembunuhan oleh kekasihnya yang merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial J, yang berpangkat Kelasi Satu.

Sebelum ditemukan tewas di pinggir jalan kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, korban sempat curhat dengan sahabatnya mengenai kekasihnya, yang dikenal temperamental dan posesif.

Menurut rekannya, Devi Farah Diba, Juwita mengeluh karena kekasihnya, J, sering cemburu dan meminta Juwita untuk melaporkan setiap aktivitasnya.

"Ju sempat minta doa dan nasihat dari saya saat kami nongkrong bareng, dia pamer foto dengan J, dan bercerita tentang sifatnya yang temperamental," ujar Devi.

Juwita bahkan merasa tertekan karena harus melaporkan setiap kegiatan yang dia lakukan.

Sementara itu, Juwita dan J, yang rencananya akan menikah pada Mei 2025, sudah menjalani prosesi lamaran. Namun, keanehan muncul saat prosesi tersebut, karena J tidak hadir, hanya diwakilkan oleh keluarganya.

Kakak Juwita, Subpraja Ardinata, juga mengungkapkan keanehan selama proses lamaran dan menyebutkan bahwa dia belum pernah bertemu dengan kekasih adiknya tersebut.

"Keluarga sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan, tetapi kami merasa ada yang aneh sejak awal," ujarnya.

Keberadaan J, kekasih Juwita, yang diduga terlibat dalam pembunuhan ini, masih menjadi misteri. Menurut laporan dari Kapuspen TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, J tidak terlihat di satuannya di Lanal Balikpapan sejak 17 Maret 2025.

Hal ini menambah kecurigaan bahwa dia terlibat dalam pembunuhan tersebut.

"Kami sedang menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Jika memang terbukti dia pelakunya, kami akan memberi hukuman seberat-beratnya," tegas Kristomei.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru