Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
BANJARBARU -Kuasa hukum keluarga Juwita (23), jurnalis muda yang ditemukan tewas di Jalan Trans Gunung Kupang, Banjarbaru, mengungkap bahwa tersangka dalam kasus pembunuhan, oknum prajurit TNI AL Kelasi Satu Jumran, dengan sengaja menghilangkan barang bukti penting usai menghabisi nyawa korban.
"Beberapa bukti dengan sengaja dihilangkan. Tersangka membawa telepon seluler milik korban. Padahal, di dalam ponsel tersebut terdapat petunjuk penting terkait motif dan komunikasi terakhir korban," kata Dedi Sugiyanto, kuasa hukum keluarga korban, Sabtu (5/4/2025), usai menghadiri rekonstruksi 33 adegan pembunuhan di lokasi kejadian.
Dalam adegan rekonstruksi, terungkap bahwa tersangka membanting ponsel korban berkali-kali ke jalan hingga antigoresnya pecah.
Tak hanya itu, tersangka juga mencuci sepeda motor korban sebelum meletakkan jasadnya di pinggir jalan, diduga untuk menghapus jejak.
"Pelaku merekayasa seolah-olah korban mengalami kecelakaan tunggal. Bahkan korban dipakaikan helm setelah meninggal dunia, padahal sebelumnya helm itu sempat dibanting saat terjadi cekcok," lanjut Dedi.
Rekonstruksi juga memperlihatkan bagaimana tersangka menarik tubuh korban dari mobil sewaan dan menjatuhkannya ke tanah, lalu menyusun ulang posisi jasad dan sepeda motor korban agar tampak alami.
Usai aksi keji itu, pelaku berjalan dan mencegat kendaraan orang asing untuk meninggalkan lokasi.
Pihak penyidik dari Detasemen Polisi Militer TNI AL Banjarmasin telah memeriksa 10 saksi dan menghadirkan satu saksi kunci yang melihat pelaku dan korban di sekitar lokasi kejadian.
Kasus ini kini ditangani oleh Denpomal Banjarmasin.
Tersangka telah ditahan sejak 28 Maret 2025 dan akan segera diserahkan ke Oditur Militer (ODMIL) untuk menjalani proses hukum melalui persidangan terbuka.
Juwita dikenal sebagai jurnalis muda berbakat dan telah mengantongi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.
Ia ditemukan tewas pada Sabtu, 22 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WITA.
Dugaan awal menyebut korban mengalami kecelakaan, namun kejanggalan di tubuh korban serta hilangnya ponsel menjadi kunci pembuka fakta pembunuhan ini.
(at/a)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL