Kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Waas Turunkan Kriminalitas, Poskamling Jadi Kunci Keamanan
MEDAN Keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan menunjukkan tren positif selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri
PEMERINTAHAN
BANDUNG -Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan penyesalan mendalam atas kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) program studi Anestesi.
Pelaku berinisial PAP diduga memperkosa seorang perempuan yang tengah mendampingi ayahnya dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat korban menjalani proses crossmatch, sebuah prosedur penting sebelum transfusi darah.
Pemeriksaan dilakukan pada malam hari, namun alih-alih menerima pelayanan medis yang layak, korban justru dibius hingga tak sadarkan diri dan baru terbangun keesokan paginya dengan kondisi tubuh yang menunjukkan tanda-tanda kekerasan seksual.
Hasil visum pun mengonfirmasi adanya bekas sperma di tubuh korban.
Menanggapi kasus ini, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa pelaku akan dikenakan sanksi paling berat berupa pencabutan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP), yang akan diusulkan kepada Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).
"Pencabutan STR akan otomatis membatalkan SIP dr PAP," ujar Aji kepada media, Rabu (9/4/2025).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Kemenkes untuk memastikan seluruh rumah sakit pemerintah bebas dari pelaku kekerasan seksual, serta memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarga.
Aji menambahkan, saat ini pelaku telah dikembalikan ke Universitas Padjadjaran dan diberhentikan sebagai mahasiswa PPDS.
Proses hukum pun telah berjalan, dan PAP kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat.
"Kemenkes merasa prihatin dan menyesalkan adanya kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh dr PAP. Ini tindakan biadab yang mencoreng dunia medis," tegas Aji.
Kemenkes berjanji untuk memperkuat sistem pengawasan di lingkungan rumah sakit pendidikan, serta meningkatkan kesadaran dan pelatihan etik profesi bagi seluruh tenaga medis.
Kasus ini menjadi pelajaran pahit dan momentum bagi reformasi total di sektor kesehatan.
Kasus ini pun menuai perhatian publik yang mengecam keras tindakan tidak manusiawi pelaku dan menuntut penegakan hukum yang seadil-adilnya.*
(dc)
MEDAN Keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan menunjukkan tren positif selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kep
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali menggelar Ramadhan Fair pada tahun 2026 yang keXX. Acara tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada t
PEMERINTAHAN
BATU BARA Kejaksaan Negeri Batu Bara menahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Deny Syahputra, dalam perkara dugaan korupsi da
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menahan dua mantan direktur perusahaan pelat merah terkait dugaan tindak pidana korupsi dist
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemantau Uang Rakyat (GEMPUR) Tabagsel menggelar aksi unjuk r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wil
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan serius akibat arus keluar modal asing dan tantangan kredibilitas tata kelola. Ha
EKONOMI
NUNUKAN Kecelakaan fatal terjadi di wilayah perbatasan Kalimantan Utara setelah sebuah pesawat Pelita Air jenis Air Tractor AT802 jatuh
PERISTIWA