Bareskrim Polri Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia–Medan, Sita Lebih dari 9.000 Butir
MEDAN Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jaringan MalaysiaMedan dengan menangkap seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI -Kuasa hukum M. Syafri Noer, yang mendampingi remaja pelaku penganiayaan terhadap seorang satpam RS Mitra Keluarga Barat, membantah tudingan adanya intimidasi terhadap korban atau rekan-rekannya.
Dalam keterangannya di Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (11/4/2025), Syafri secara tegas menyatakan bahwa tidak ada pihak yang melakukan tekanan terhadap korban, Sutiyono (39), atau siapa pun terkait kasus ini.
"Enggak ada (intimidasi), emang intimidatif dari siapa?" ujar Syafri kepada awak media.
Ia juga memastikan bahwa keluarga pelaku, termasuk ayah AFET (terduga pelaku), tidak mendapat dukungan dari pihak manapun, termasuk organisasi masyarakat (ormas) ataupun aparat kepolisian.
"Saya sudah tanya langsung ke klien saya dan keluarganya, tidak ada intimidasi seperti yang diberitakan. Itu tidak benar," tambahnya.
Sebelumnya, istri korban, Ratrichsani (30), mengungkapkan bahwa saat mediasi berlangsung pasca-kejadian, ayah dari pelaku sempat mengancam akan membawa massa dari salah satu ormas dan menyebut memiliki dukungan dari anggota Polda Metro Jaya.
"Dia bilang mau bawa orang Polda dan ormas F*R," ujar Ratri saat diwawancarai di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, Senin (7/4/2025).
Tak hanya intimidasi, Ratri juga menuduh ayah pelaku menghina rekan-rekan satpam korban dengan ucapan merendahkan.
"Dia sempat bilang ke salah satu sekuriti, 'Kamu itu orang miskin, jangan banyak tingkah'," katanya.
Menurut Ratri, keluarga pelaku hingga saat ini belum menunjukkan iktikad baik, termasuk tidak ada permintaan maaf secara langsung sejak kasus ini mencuat.
Kasus penganiayaan ini menjadi sorotan publik setelah video kejadian viral di media sosial, dan terus menuai reaksi luas dari masyarakat yang menyoroti perlakuan tidak manusiawi terhadap petugas keamanan yang tengah bertugas.*
(km/J006)
MEDAN Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jaringan MalaysiaMedan dengan menangkap seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan perlindungan sosial bagi seluruh
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas menegaskan keinginannya agar Kota Medan tetap mempertahankan ruang hijau m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Usia manusia yang mencapai 100 tahun atau lebih selalu menjadi perhatian dunia. Kelompok yang dikenal sebagai centenarian ini di
KESEHATAN
JAKARTA Partai Gerindra menyatakan optimistis tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan kembali menin
POLITIK
JAKARTA Kehadiran layar sentuh atau touchscreen membuat tombol fisik pada smartphone semakin jarang ditemukan. Hampir seluruh ponsel mod
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah resmi menaikkan biaya permohonan pewarganegaraan atau naturalisasi bagi warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi w
NASIONAL
BATU BARA Peristiwa dugaan pencurian komponen sepeda motor yang terjadi di halaman Masjid Al Muallim, Dusun Mesjid, Desa Lalang, Kecamat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada perdagangan Sabtu, 1 Agustus 2026, bergerak bervariasi untuk setiap uku
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada akhir pekan sekaligus memasuki awal Agustus 2026 mengalami pergerakan yang
EKONOMI