BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Ratusan Warga Bekasi Jadi Korban Arisan Online dan Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

- Senin, 14 April 2025 11:57 WIB
Ratusan Warga Bekasi Jadi Korban Arisan Online dan Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI– Ratusan warga, mayoritas perempuan, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadi korban dugaan penipuan berkedok arisan online dan investasi bodong.

Modus yang dijalankan oleh pelaku berinisial MAR ini menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 4 miliar, dengan korban yang tersebar dari berbagai kalangan.

Salah satu korban, Devi (32), menyampaikan bahwa dirinya bergabung dalam arisan online yang dijalankan MAR setelah dikenalkan melalui media sosial.

Pada awalnya, arisan berjalan lancar dan meyakinkan. Namun, saat tiba gilirannya menerima uang, Devi malah ditawari untuk mengalihkan dana arisan ke investasi dengan janji keuntungan menggiurkan.

"Awalnya saya kenal dari Instagram, tanya-tanya juga ke teman, dan memang lancar. Tapi saat giliran saya cair, malah ditawari investasi. Katanya profitnya bisa sampai 10%," ujar Devi usai membuat laporan ke Polres Metro Bekasi, Senin (14/4/2025).

Tergiur keuntungan cepat, Devi pun ikut. Namun setelah itu, MAR mendadak menghilang. Bersama dua rekannya yang juga menjadi korban, mereka melaporkan kerugian sebesar Rp 540 juta, dengan rincian masing-masing Rp 100 juta, Rp 200 juta, dan Rp 240 juta.

Tak hanya mereka bertiga, menurut Devi, masih ada lebih dari 300 korban lain yang mengalami nasib serupa. Akun media sosial pelaku telah dinonaktifkan dan rumahnya kosong saat didatangi korban.

Kuasa hukum korban, Ari Priya Sudarma, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan skema arisan sebagai pintu masuk untuk mengarahkan para peserta ke dalam investasi palsu.

"Modusnya adalah membuka arisan online, namun saat giliran korban menerima arisan, mereka justru diiming-imingi untuk menanam modal. Uangnya tidak pernah diberikan," jelas Ari.

Dana yang seharusnya diterima oleh peserta arisan dialihkan secara sepihak ke investasi fiktif tanpa kejelasan. Para korban pun tidak mendapatkan keuntungan maupun pengembalian modal.

"Hingga kini, investasi itu tidak jelas ke mana. Ini murni dugaan penipuan," tambahnya.

Polres Metro Bekasi saat ini sedang mendalami laporan dan menelusuri keberadaan pelaku. Para korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan proses hukum bisa berjalan transparan demi keadilan.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru