Jokowi Respons Santai Klaim JK: “Saya Orang Kampung, Bukan Siapa-Siapa”
SOLO Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menyinggung perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menja
POLITIK
JAKARTA -Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas aksi premanisme yang dilakukan oleh kelompok masyarakat, termasuk organisasi masyarakat (ormas), yang terlibat dalam pembakaran mobil polisi di Depok, Jawa Barat.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya, menyampaikan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan ormas.
"Kami dari jajaran Polda Metro Jaya berkomitmen bahwa negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, termasuk premanisme yang memakai kedok ormas," tegas Wira di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/4/2025).
Dalam kasus ini, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun baru lima orang yang berhasil diamankan, yakni RS, GR alias AR, ASR, LA, dan LS. Empat orang lainnya masih buron dan dalam pengejaran.
"Kami imbau bagi yang sudah ditetapkan tersangka agar segera menyerahkan diri atau kami akan tangkap. Kami tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas," tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa TS—yang merupakan ketua ormas—diduga menjadi dalang aksi pembakaran. Ia menyuruh para anggotanya membakar mobil polisi melalui panggilan video, bersama RS (DPO), THS (DPO), dan disaksikan oleh OE alias AR.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari upaya penjemputan TS di rumahnya karena dua kali mangkir dari panggilan polisi terkait kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata api.
Ketika petugas mendatangi rumah TS pada Jumat (18/4/2025) dini hari, terjadi perlawanan sengit yang kemudian memicu keributan dan menarik perhatian warga sekitar. Massa pun menyerang petugas dan merusak tiga dari empat mobil polisi yang digunakan dalam operasi tersebut.
"Saat hendak membawa TS ke Polres, mobil yang digunakan berhasil lolos meski sempat dihadang warga. Namun tiga mobil lainnya dirusak dan salah satunya dibakar," jelas Bambang.
Beruntung tidak ada korban luka dari pihak kepolisian dalam insiden tersebut.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum akan ditegakkan terhadap semua pelaku yang terlibat, tanpa pandang bulu, demi menjaga kewibawaan hukum dan keamanan masyarakat.*
(km/J006)
SOLO Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menyinggung perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menja
POLITIK
LANGKAT Kasus hukum yang menjerat seorang siswi berinisial L (15) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya berujung damai. L sebel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kegiatan Halal Bihalal Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumatera Utara berujung ricuh pada Ming
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti insiden ricuh dalam kegiatan halal bi halal alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim
PERISTIWA
DEMAK Ratusan santri di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu dalam program Makan Be
NASIONAL
JAKARTA Badan Legislasi DPR RI membahas penguatan kewenangan Badan Satu Data Indonesia (BSDI) dalam rancangan undangundang Satu Data In
NASIONAL
BATU BARA Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan apel pagi di halaman depan lapas dengan penuh khidmat, yang diikuti oleh selu
NASIONAL
BANDA ACEH Badan Bahasa Kemendikdasmen melakukan pemantauan pemanfaatan bantuan buku di SD Muhammadiyah 1 Banda Aceh, Senin, 20 April 20
PENDIDIKAN
TOBA SAMOSIR PT Indonesia Asahan Aluminium menyalurkan berbagai bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di ka
NASIONAL
MALUKU TENGGARA Kepolisian mengungkap motif di balik kasus penusukan yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus
HUKUM DAN KRIMINAL