Ibu di Medan Digugat Anak Sendiri, Ini Kasusnya
MEDAN Kasus sengketa internal keluarga yang berujung pada proses hukum terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Anna Br Sitepu, seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengungkap temuan mengejutkan dalam penyidikan kasus korupsi tata niaga komoditas timah dan importasi gula.
Tim penyidik Jampidsus menyita sejumlah dokumen bernilai miliaran rupiah yang berisi rencana pembentukan narasi publik dan aksi massa terkait dua perkara tersebut.
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menyampaikan, penyitaan dilakukan di beberapa lokasi dalam rangka pengembangan kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"Penyitaan dilakukan terhadap 12 barang bukti dokumen, termasuk dokumen kebutuhan social movement, lembaga survei, seminar nasional, narasi publik, hingga peran Key Opinion Leader (KOL) terkait kasus timah dan gula," ungkap Harli, Selasa (22/4/2025).
Nilai dokumen yang disita mencapai Rp 2,412 miliar. Selain itu, ditemukan pula invoice pembayaran senilai Rp 153,5 juta untuk produksi puluhan konten pemberitaan yang membentuk opini publik, serta tagihan Rp 20 juta untuk distribusi konten di media mainstream dan TikTok.
Lebih lanjut, penyidik menyita dokumen kampanye melalui podcast, rekap berita negatif soal Kejaksaan di 24 media online, dan laporan dari Direktur Pemberitaan Jak TV Tian Bahtiar kepada Marcela Santoso, keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Ditemukan pula dokumen skema pemerasan dan pencucian uang oleh oknum di Jampidsus," tambah Harli.
Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar mengungkap adanya permufakatan jahat yang melibatkan advokat Junaedi Saibih (JS), Marcela Santoso (MS), dan Tian Bahtiar (TB) untuk menggagalkan proses hukum kasus korupsi tersebut.
Ketiganya diduga menyusun narasi negatif guna mengganggu konsentrasi penyidik.
"JS dan MS memberikan lebih dari Rp 400 juta kepada TB untuk menyudutkan Kejaksaan melalui pemberitaan," ujar Abdul Qohar.
Kejagung memastikan akan terus mengusut aktor-aktor di balik upaya sistematis ini, yang dinilai mencederai proses penegakan hukum dan keadilan.*
(d/a008)
MEDAN Kasus sengketa internal keluarga yang berujung pada proses hukum terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Anna Br Sitepu, seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop) Farida Farichah memberikan apresiasi atas kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh Kop
EKONOMI
MEDAN Proses revitalisasi Stadion Teladan Medan yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala AFF U19 pada Juni 2026 kini b
OLAHRAGA
MEDAN Harga cabai merah di pasar tradisional Kota Medan dan sekitarnya mengalami penurunan signifikan pascalibur Idulfitri 2026. Berdasa
EKONOMI
MEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap kasus penggelapan uang jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Bali, Eem Nurmanah, melakukan audiensi dengan Kepolisian Resor Kota
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Upaya besar dalam pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali mendapatkan ap
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sektor industri di Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Dengan di
EKONOMI