Perbedaan Hilal dan Awal Ramadan Tak Perlu Diperdebatkan, Wakil Ketua MUI Serukan Kedewasaan Umat
JAKARTA Awal Ramadan 1447 H berpotensi berbeda di Indonesia, menurut Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis. Ia menekan
AGAMA
GOWA – Polisi telah menetapkan 15 tersangka terkait kasus peredaran uang palsu yang diproduksi di dalam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan. Kepolisian juga menyita barang bukti uang palsu senilai ratusan juta rupiah, serta mesin cetak canggih yang digunakan untuk memproduksi uang tersebut, Senin (16/12/2024).
Meski telah mengungkap jaringan ini, pihak kepolisian belum mengumumkan identitas ke-15 tersangka tersebut. Rencananya, pengumuman lebih lanjut mengenai mereka akan dilakukan beberapa hari mendatang. Polisi pertama kali mengungkap kasus ini pada awal Desember 2024, setelah mereka mengamankan satu orang tersangka yang kedapatan mengedarkan uang palsu pecahan seratus ribu rupiah.Kapolres Gowa AKBP Reonal Simanjuntak mengungkapkan, pada saat penangkapan pertama, pihaknya menyita uang palsu senilai Rp 500.000. Setelah melakukan pengembangan lebih lanjut, polisi berhasil menyita uang palsu senilai total Rp 4.640.700 yang siap edar. “Kami mengamankan uang palsu dengan total lebih dari empat juta rupiah. Proses pengembangan terus berlanjut,” ujar AKBP Reonal dalam konferensi pers, Senin (16/12/2024).Selain uang palsu, polisi juga menemukan satu unit mesin cetak canggih yang digunakan dalam proses produksi uang palsu. Mesin cetak tersebut dikenal dengan kemampuannya untuk menghasilkan uang palsu yang sulit dideteksi. Uang palsu yang diproduksi menggunakan mesin tersebut mencakup lembaran seratus ribu rupiah yang menyerupai uang asli dengan emisi keluaran terbaru.
Kapolres Reonal juga mengungkapkan, pihaknya perlu melibatkan beberapa bank dan pihak universitas untuk menyelidiki lebih dalam kasus ini, karena sebagian barang bukti ditemukan di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar. “Produksi uang palsu ini sangat canggih. Kami harus melibatkan berbagai pihak untuk menyelidiki lebih lanjut,” katanya.Kasus ini cukup mengejutkan warga Kabupaten Gowa, mengingat tempat produksi uang palsu tersebut berada di dalam area kampus yang semestinya menjadi lembaga pendidikan. Polisi telah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berharap dapat menangkap seluruh jaringan sindikat ini.Penyelidikan yang mendalam diharapkan dapat mengungkap lebih banyak lagi pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran uang palsu tersebut, serta mencegah penyebaran uang palsu lebih lanjut di masyarakat. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Awal Ramadan 1447 H berpotensi berbeda di Indonesia, menurut Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis. Ia menekan
AGAMA
MEDAN Sebagai seorang jaksa aktif di Kejagung yang dikaryakan di Grop PTPNII (kini PTPN1 Regional1) dan sukses membangun kerjasama de
HUKUM DAN KRIMINAL
PANDAN Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, menghadiri peringatan Isra Mi&039raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyamb
AGAMA
CILEGON Pondok Pesantren Sultan Jaya Cilegon resmi diresmikan hari ini. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur pemerinta
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Tim TORPEDO FC berhasil menaklukkan Academy Mabes dengan skor tipis 10 dalam pertandingan Grup C Turnamen Peduli Sepakb
OLAHRAGA
IDI RAYEUK Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komunitas Angler Karang Anyar (CAKRA) menggelar kegiatan Mancing Bersama dan Sant
NASIONAL
DENPASAR Ibu Putri Koster, Pendamping Gubernur Bali sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, membuka Seminar Aksara Kawi dalam r
SENI DAN BUDAYA
DELI SERDANG Menjelang bulan suci Ramadan, warga Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menunjukkan se
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri peresmian Gedung A2 Pemondokan Jamaah (Grand Misfalah) dan penyerahan mock
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri peresmian pesawat simulasi dan Gedung A2 Grand Misfalah di Asrama Haji Kelas I Ac
NASIONAL