BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Kapolda Metro Ungkap Modus Baru Tawuran: Tantang Lawan Lewat Media Sosial dan Live IG

- Kamis, 08 Mei 2025 15:02 WIB
Kapolda Metro Ungkap Modus Baru Tawuran: Tantang Lawan Lewat Media Sosial dan Live IG
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Karyoto mengungkap modus baru di balik maraknya aksi tawuran di wilayah Jakarta yang tak kunjung surut.

Ia menyebut para pelaku kini memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, untuk mengumbar tantangan kepada kelompok lawan sebelum akhirnya bertemu dan melakukan aksi tawuran secara langsung.

"Upaya pemberantasan dan pencegahan tawuran terus kami lakukan. Saat ini, tawuran sudah masuk ke media sosial, khususnya Instagram. Mereka saling menantang melalui IG," kata Irjen Karyoto saat memberikan keterangan di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2025).

Lebih memprihatinkan, para pelaku juga menyiarkan aksi kekerasan tersebut secara langsung melalui fitur Live IG, seolah menjadi tontonan publik. "Kalau itu cuma main-main sih tidak apa-apa, tapi ini tawurannya sungguhan, dan korbannya juga sungguhan," tegas Karyoto.

Keterbatasan Personel, Perlu Peran Masyarakat

Irjen Karyoto juga mengakui adanya keterbatasan jumlah personel kepolisian dalam melakukan pengawasan di seluruh wilayah. Ia mendorong keterlibatan aktif masyarakat, termasuk rencana pengaktifan kembali program Polisi RW untuk mendeteksi dini potensi konflik.

"Kalau di setiap RW ada satu polisi, akan sangat bagus. Kita bisa tahu siapa yang sering keluar malam, membawa apa, dan masuk membawa apa. Itu bisa dideteksi sejak awal," jelasnya.

Pencegahan Melalui Penyuluhan dan Edukasi

Polda Metro Jaya juga terus melakukan pendekatan preventif dengan menyasar kalangan pelajar. Penyuluhan dilakukan di berbagai sekolah dengan melibatkan mahasiswa sebagai narasumber untuk memberikan edukasi seputar pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan korupsi.

"Kami bekerja sama dengan mahasiswa untuk menyusun naskah-naskah edukatif. Ini bagian dari upaya kolaboratif kami dalam mencegah tindak kekerasan di kalangan remaja," ujarnya.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru