Vozinha Kini Jadi Bintang! Kiper Tanjung Verde yang Bikin Lionel Messi Frustrasi di Piala Dunia 2026
JAKARTA Timnas Tanjung Verde (Cabo Verde) memang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 23 dari Argentin
OLAHRAGA
ASAHAN, DISKOMINFO - Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pesta adat Syech Silau Laut Hari Rayo Moncak Silau Laut, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini merupakan pesta adat yang digelar setahun sekali sebagai bentuk pelestarian adat budaya Silau Laut.
Turut hadir juga pada acara tersebut Pemerintah Kabupaten Asahan, Kapolres Tanjungbalai atau mewakili, para pendekar pencak silat se-Sumatera Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnyaBaca Juga:
Acara tersebut di awali dengan atraksi pecat silat dari bagai perguruan se-Sumatera utara. Pesta adat ini merupakan rangkaian pesta adat Silau Laut yang selalu di adakan setiap tahun sekali, dan menjadi pesta kalender adat budaya Kabupaten Asahan.
H Ibrahim Ali , selaku ketua pemangku adat Silau Laut dalam sambutannya bercerita sejarah Syekh Silau Laut, sebagai cikal bakal kegiatan pesta adat ini.
"Dulu acara ini di laksanakan setiap 3 hari setelah hari raya idul fitri, namun kali ini dilaksanakan seminggu usai hari raya lebaran idul fitri. Mudah-mudahan kedepannya akan bisa kita laksanakan lebih awal, " harapnya.
Ia juga mengucapkan minal aidzin walfaijin mohon maaf lahir batin kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Silau Laut untuk menjunjung tinggi adat dan pantangan yang sudah menjadi ketentuan adat yang harus di laksanakan oleh seluruh masyarakat.
"Hal yang menjadi pantangan adat itu antara lain, maen perempuan, minuman keras, dan berjudi, ayo bersama kita jauhi apa yang sudah di larang oleh adat dan oleh Allah SWT tersebut, " ujarnya.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly usai menghadiri acara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Adat Tuan Syech Silau Laut, Hari Rayo Moncak Silau Laut 2026.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan dan menjaga adat budaya pesta adat Syekh Silau Laut Hari Rayo Moncak Silau Laut, sebagai upaya melestarikan adat dan seni budaya.
Pelestarian adat dan seni budaya, merupakan upaya dan melindungi akses bangsa, agar seluruh masyarakat mendukung, upaya pembangunan yang lebih berbudaya, karena budaya merupakan aset penting terutama untuk pengetahuan, dan memupuk jati diri bangsa.
"Kegiatan pesta adat Syekh Silau Laut ini, merupakan bentuk pelestarian adat dan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan, " ungkapnya.
JAKARTA Timnas Tanjung Verde (Cabo Verde) memang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 23 dari Argentin
OLAHRAGA
JAKARTA Kabar gembira bagi para pemain FC Mobile. EA Sports kembali membagikan sederet kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Polda Aceh masih terus mendalami penyebab ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, memastikan ketersediaan beras di Sumatera Utara
EKONOMI
MEDAN OPPO Indonesia resmi memasarkan OPPO Reno 16 Series di Tanah Air mulai Jumat (3/7/2026). Seri terbaru ini hadir membawa sejumlah p
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan PRSU, Jumat (3/7/2026). Ajang tahunan yang menjadi keban
PEMERINTAHAN
MEDAN Guyuran hujan deras yang mengguyur Kota Medan saat pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakern
PEMERINTAHAN
MEDAN Indonesia City Expo (ICE) 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Penangkapan Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat perhatian publik kini tertuju k
SOSOK
MEDAN Persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) senilai Rp29,5 miliar pada Dinas Pendidikan Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL