Bawa Indonesia Lolos Piala Asia U-20 2027, Duo Talenta Sumut Panen Pujian Arya Sinulingga
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
JAKARTA -Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arif Budi Raharjo, secara mengejutkan mengakui bahwa dirinya mengetahui keberadaan mantan politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku, yang telah buron selama lebih dari lima tahun.
Pengakuan ini disampaikan saat Arif dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku dan dugaan perintangan penyidikan oleh Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025).
"Kami ketahui, tapi kami tidak bisa sampaikan di sini," ujar Arif, saat menjawab pertanyaan dari kuasa hukum Hasto, Erna Ratnaningsih.
Dalam persidangan, Arif mengungkapkan bahwa tim penyidik KPK telah memantau pergerakan Harun Masiku bahkan sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) digelar pada 8 Januari 2020.
Pemantauan tersebut dilakukan secara rahasia, termasuk terhadap tempat tinggal Harun di Thamrin Residences.
"Kami berupaya agar target ini tidak melarikan diri atau lepas dari pantauan kami, kami minta bantuan kepada tim surveillance," jelas Arif.
Menurutnya, Harun serta lingkaran dekatnya masuk dalam daftar pemantauan intensif oleh KPK.
Saat ditanya mengenai perkembangan pencarian Harun Masiku saat ini, Arif menegaskan bahwa pencarian masih terus dilakukan.
KPK masih mengantongi Surat Perintah Penugasan (Springas) untuk memburu mantan caleg PDI-P tersebut.
"Kami masih dalam upaya melalui beberapa pihak," kata Arif singkat.
Pernyataan Arif ini memicu berbagai spekulasi publik, mengingat Harun Masiku telah menjadi buronan sejak 2020 dan keberadaannya terus menjadi misteri hingga kini.
PDIP: Kesaksian Hanya Imajinasi
Menanggapi persidangan tersebut, pihak PDI-P menyebut kesaksian penyidik KPK sebagai "hanya imajinasi".
Sebelumnya, nama Hasto Kristiyanto turut terseret dalam pusaran kasus ini setelah disebut-sebut mengetahui aliran dana suap yang disalurkan Harun Masiku melalui Saeful Bahri.
Sidang lanjutan kasus ini akan menjadi perhatian publik, mengingat pernyataan Arif membuka kemungkinan besar bahwa keberadaan Harun Masiku sebenarnya telah diketahui penegak hukum.*
(km/a008)
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memperluas basis penerimaan pajak dan retribus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota MedanI
PENDIDIKAN
TAPTENG Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemain asing PSMS Medan, Javier Siverio Toro dan Phillerson Natan Silva de Oliveira, mulai menunjukkan ketajaman di Pegadaian Cha
OLAHRAGA
DELI SERDANG Warga menemukan jenazah bayi lakilaki yang diduga baru lahir di Jalan Sempurna, Gang Mawar, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan P
PERISTIWA
DELI SERDANG Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan
PERISTIWA
SOLOK Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini sebelum banjir bandang menerjang Kabupaten So
PERISTIWA
SOLOK Dua warga dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan Kantor Bupati Solok, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talan
PERISTIWA
ACEH BESAR Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, berlangsung sukses. Kegia
AGAMA