Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
BINJAI– Beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Binjai mulai menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai terkait dugaan korupsi dana insentif fiskal senilai puluhan miliar rupiah.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang dilimpahkan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).
Kasi Intel Kejari Binjai, Noprianto Sihombing, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap salah satu kepala OPD yang berkaitan dengan dana insentif fiskal.
Ia juga menyampaikan kemungkinan beberapa kepala OPD lainnya akan dipanggil untuk dimintai keterangan guna pengembangan penyidikan.
"Seminggu lalu, satu kepala OPD sudah kami periksa terkait dana insentif fiskal. Kami juga tidak menutup kemungkinan memanggil beberapa kepala OPD lainnya," ujar Noprianto, Sabtu (17/5/2025).
Namun, Noprianto enggan membeberkan identitas kepala OPD yang diperiksa.
Sebelumnya, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, disebut-sebut sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang sama.
Namun Amir membantah hal tersebut dan menegaskan bahwa pertemuan dengan KPK merupakan rapat koordinasi pencegahan korupsi se-Sumatera Utara, bukan pemeriksaan.
"Rakor di KPK, bukan pemeriksaan dana insentif fiskal. Kami bersama kepala daerah lainnya mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi," jelas Amir saat diwawancarai wartawan.
Amir juga menambahkan bahwa dana insentif fiskal yang diterima Kota Binjai jelas dialokasikan untuk pembangunan daerah dan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui jumlah pasti dana tersebut dan menyarankan wartawan untuk menanyakan langsung kepada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPAD).
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat besarnya dana yang diduga disalahgunakan dan upaya aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus korupsi di lingkungan pemerintah daerah.*
(tm/a008)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL