Modus Licik Dibalut Batang Pisang, 10 Kg Ganja di Padangsidimpuan Digagalkan Polisi
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
KUNINGAN – Jajaran Satreskrim Polres Kuningan berhasil membongkar jaringan pengedar uang palsu yang beroperasi di wilayah Jawa Barat (Jabar).
Dalam operasi yang digelar di dua lokasi berbeda, polisi menangkap empat pelaku serta mengamankan uang palsu dalam jumlah besar, termasuk mata uang asing.
Dalam konferensi pers, Sabtu (24 Mei 2025), Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar mengungkapkan bahwa kasus ini terbongkar berkat laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas salah satu pelaku.
"Setelah penyelidikan, petugas berhasil menangkap tersangka pertama berinisial AK di sebuah penginapan. Dari sana, kasus dikembangkan dan tiga pelaku lainnya berhasil diamankan," ujar AKBP Ali Akbar.
Empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial:
- AK (warga Karawang)
- WS (warga Bogor)
- HM (warga Bogor)
- MS (warga Tangerang)
Mereka ditangkap dalam penggerebekan di penginapan dan hotel yang dijadikan tempat menyimpan dan mendistribusikan uang palsu.
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa:
- Uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak Rp52 juta
- Mata uang asing palsu asal Brasil (Real) senilai sekitar Rp11 miliar
Modus yang digunakan pelaku adalah mengedarkan uang palsu ke warung kecil, toko-toko tanpa CCTV, dan pasar tradisional, tempat yang dianggap memiliki tingkat kewaspadaan rendah.
"Biasanya mereka menyasar tempat-tempat yang minim pengawasan, seperti warung atau toko kecil, dengan tujuan agar uang palsu tidak mudah terdeteksi," jelas Kapolres.
Tersangka AK dalam keterangannya mengaku mendapat pasokan uang palsu dari seseorang di daerah Ngawi, Jawa Timur, dan berencana mengedarkannya di wilayah Kuningan dan sekitarnya.
Saat ini, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemalsuan uang sebagaimana diatur dalam Pasal 36 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
"Kami terus kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk siapa pemasok utama dari uang palsu ini," tegas AKBP Ali Akbar.*
(in/a008)
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Mata kiri sopir truk bernama Suprayogi (60) mengalami kebutaan setelah terkena lemparan batu saat terlibat cekcok dengan s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan analisis mengenai gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Preside
POLITIK
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Su
KESEHATAN
MEDAN Seorang pria berinisial Tenang Simanungkalit (32) yang mengaku sebagai wartawan diduga menganiaya pemilik tempat usaha di kawasan Ja
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH SINGKIL Sebanyak 21 penumpang Kapal Motor (KM) Anugerah Jaya berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami gangguan mesin di perairan A
PERISTIWA
MEDAN Pengamat pelayanan publik Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Adhar Hakim, menyayangkan sikap Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyindir Presiden ke7 RI Joko Widodo setelah menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Sol
POLITIK
PANGKALPINANG Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti mengamankan 39 kampil pasir timah kering dengan estimasi berat sekitar 1.560 kilogram ata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara mencatat kinerja Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRBPRS
EKONOMI