KKSU 2026 Resmi Dibuka, Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Tembus Pasar Global dan Tarik Investor
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) s
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Seorang pria berinisial LSN, yang mengaku sebagai wartawan, ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta pada Rabu, 28 Mei 2025, setelah diduga melakukan aksi pemerasan terhadap pejabat struktural Kejati berinisial AR.
Penangkapan LSN dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jakarta, Syahron Hasibuan, dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Kamis (29/5/2025).
"Tim Intel Kejati DKJ telah mengamankan seorang dengan inisial LSN yang diduga melakukan pemerasan kepada pejabat struktural Kejati DKJ inisial AR," ujar Syahron.
Syahron menjelaskan bahwa LSN pertama kali mencuat saat mengikuti sidang salah satu perkara di pengadilan, lalu membuat tuduhan palsu bahwa jaksa penangan perkara bekerja sama dengan pejabat Bea Cukai untuk mengamankan tersangka.
Tuduhan itu disebarkan LSN melalui berbagai saluran, termasuk:
Pesan intimidasi via WhatsApp
Tulisan di media online
Aksi unjuk rasa yang telah dilakukan sebanyak dua kali
"Ia sekitar tujuh kali menulis berita yang menyudutkan penanganan perkara tersebut dan dua kali menggerakkan massa untuk aksi," tambah Syahron.
Puncaknya terjadi pada Selasa, 27 Mei 2025, ketika LSN menghubungi AR melalui WhatsApp dan kemudian mendatangi kantor Kejati Jakarta keesokan harinya.
"LSN meminta uang sebesar Rp5 juta kepada pejabat Kejati tersebut. Ia menjanjikan tidak akan lagi mempublikasikan berita atau melakukan aksi soal kasus tersebut," ungkap Syahron.
LSN diamankan sesaat setelah transaksi permintaan uang dilakukan. Ia kini tengah diperiksa lebih lanjut terkait motif dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik pemerasan berkedok jurnalistik ini.
Penegasan Hukum terhadap Pemerasan Berkedok Pers
Kejati Jakarta mengingatkan masyarakat dan lembaga agar waspada terhadap oknum wartawan gadungan yang memanfaatkan nama media untuk mencari keuntungan pribadi melalui pemerasan atau ancaman publikasi.
"Kami tegas terhadap siapapun yang mencoba mengganggu penegakan hukum dengan cara-cara intimidatif," tutup Syahron.*
(oz/j006)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) s
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana penuh keceriaan mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Gedung Pancasila, Universitas Sumatera Utara (USU), S
PEMERINTAHAN
MEDAN Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kota Medan menghadirkan momen yang menghangatkan suasana. Di tengah semarak penampilan
PEMERINTAHAN
Oleh Samuel Marganda Tua Lumban GaolTRI Dharma Perguruan Tinggi adalah fondasi utama eksistensi setiap universitas di Indonesia. Sebagaiman
OPINI
JAKARTA Harga beras di tingkat konsumen terus mengalami kenaikan meski pemerintah menyatakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelo
EKONOMI
JAKARTA Bank Central Asia (BCA) kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelak
EKONOMI
GORONTALO Sebanyak 11 warga negara asing (WNA) dan satu awak kapal berhasil selamat setelah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam aki
PERISTIWA
MALANG DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar RedTalks 2026 bertajuk Suara Muda untuk Jatim Keren Indonesia Punya Kita, Nasionalisme
POLITIK
JAKARTA Rumah mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tampak dijaga ketat setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari
NASIONAL
TANJUNGBALAI Polres Tanjungbalai menetapkan D alias A, suami seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Tanj
HUKUM DAN KRIMINAL