Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Rupiah Melemah dan Harga Avtur Jadi Pemicu
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 diperkirakan mengalami ken
NASIONAL
PEKANBARU – Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara kepada Marisa Putri (21) yang terbukti bersalah atas kecelakaan maut yang menyebabkan tewasnya seorang ibu pengendara sepeda motor. Vonis ini dijatuhkan setelah majelis hakim memutuskan bahwa Marisa bersalah melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Marisa, yang mengemudi dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi narkoba dan alkohol, menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Renti Marningsih (46) pada Sabtu, 3 Agustus 2024, di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Vonis ini sesuai dengan tuntutan jaksa yang menganggap perbuatan terdakwa sangat merugikan korban serta menambah keresahan di masyarakat.Majelis hakim yang dipimpin oleh Hendah Karmila Dewi dalam putusannya menyatakan Marisa melanggar Pasal 311 ayat 5, Pasal 310 ayat 4, dan Pasal 310 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sebagai tambahan, setelah menjalani masa hukuman, Marisa juga akan menjalani pencabutan hak mengemudi berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) A selama dua tahun.“Pengaruh psikologis terhadap keluarga korban sangat mendalam, dan ini menjadi faktor yang memberatkan. Namun, karena terdakwa bersikap kooperatif dan mengakui kesalahannya, hal tersebut menjadi pertimbangan yang meringankan,” ungkap Hendah Karmila Dewi saat membacakan putusan.
Kecelakaan yang mengakibatkan kematian Renti Marningsih terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.45 WIB, saat Marisa mengendarai mobil Toyota Raize dari arah timur ke barat. Sesampainya di depan sebuah penginapan, mobil Marisa menabrak pengendara sepeda motor yang dikendarai Renti. Akibat benturan keras, Renti langsung terjatuh dan mengalami luka parah di bagian kepala, yang menyebabkan kematiannya di tempat kejadian.Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan evakuasi terhadap korban dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Setelah pemeriksaan, kami menemukan bahwa Marisa dalam keadaan mabuk dan menggunakan narkoba saat mengemudi,” katanya.Marisa sendiri telah mengaku bersalah dan meminta maaf kepada keluarga korban atas perbuatannya. Dalam sidang yang digelar Kamis (12/12/2024), Marisa menerima sepenuhnya hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 diperkirakan mengalami ken
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya merespons pengajuan praperadilan kedua yang diajukan Roy Suryo terkait penetapan dirinya sebagai tersangka. Kepo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan terduga penyuap Bupati Langkat, Yaqub Abdhal Al Mu&039arif (YQB), tidak ik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan penyidikan dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pemberian amplop o
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Agok dilaporkan hanyut saat mandi bersama sejumlah temannya di Sun
PERISTIWA
SOLO Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah menemui Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Ten
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan Prog
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai proses penanganan dugaan korupsi tata kelola Program Mak
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI UTARA Petugas Bandara Silangit bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara menggagalkan upaya pengiriman narkotika jen
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sikap Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara, dr. Yufly Yanza, menjadi sorotan setelah dinilai belum membe
HUKUM DAN KRIMINAL