Meski Turun, Inflasi Masih Mengintai! Ini Peringatan Mendagri
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah tetap waspada terhadap potensi tekanan inflasi, meskipun
EKONOMI
"Bila tidak memberi setoran, mana mungkin lokasi judi batu goncang ini bisa bertahan beroperasi? Karena pada 2 Mei 2025 lalu, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut telah menggerebak lokasi permainan judi serupa di Plaza Yanglim, Sei Rengas, Kecamatan Medan Area, Medan. Lalu, kenapa yang di Komplek Cemara ini dibiarkan beroperasi?" tegas salah seorang sumber BITVOnline.com, Jumat (30/05/2025).
Food courttempat permainan judi batu goncang di Komplek Cemara Asri ini, beroperasi setiap malam. Menurut pantauan BITVOnline.com, Kamis (29/05/2025) malam, tampak pengunjung sangat ramai.
Ratusan pengunjung yang mayoritas etnis Tionghoa itu, memadati lokasi food court yang sangat luas dan memanjang hingga ke belakang. Mereka tampak asyik dan tekun memperhatikan angka dalam kupon, sembari menyimak lagu yang dinyanyikan oleh seseorang melalui pengeras suara diiringi musik.
Sesekali musik dan lagu berhenti, setelah ada yang berteriak maju ke depan untuk menukarkan kupon. Mereka terlihat bermain sangat aman dan nyaman dengan pengawalan ketat sejumlah pria berbadan tegap yang selalu memasang mata tajam di pintu masuk food court, tempat lokasi judi.
Para "pria pengawas" itu, sebagian terlihat duduk di depan pintu food court. Sebagian lagi aktif mobile (berkeliling) di sekitar lokasi food court. Para pria tersebut tampak selalu waspada terhadap setiap orang yang datang yang dianggap mencurigakan.
Tim wartawan BITVOnline.com yang datang ke lokasi, misalnya, tidak sempat duduk berlama-lama. Bahkan, belum sempat pesan minum. Tapi, mereka langsung didatangi sejumlah pria berbadan tegap pengawas lokasi judi tersebut, dan menggiring wartawan BITVOnline.com ke luar dari dalam food court, lokasi judi tersebut.
Para pria pengawas lokasi judi itu, kemudian dengan kasar meminta agar wartawan BITVOnline.com menghapus foto dari dalam handphone milik wartawan. Sempat terjadi perdebatan. Karena pria pengawas lokasi judi itu, tanpa hak memaksa untuk menghapus foto dari dalam kamera handphone.
Ketika identitas pria yang melarang mengambil foto itu ditanya, dia tidak menjawab. "Abang tidak perlu saya siapa. Kenapa ambil video tadi," sergah pria itu dengan kasar.
Mengaku Memiliki Izin
Setelah perdebatan mereda, seorang pria diduga sebagai pimpinan pengawas kawasan judi batu goncang itu, menjelaskan bahwa lokasi judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut telah memiliki izin.
"Ini ada izinnya, Bang," tegas pria itu meyakinkan. Sayangnya, pria yang menolak untuk menyebut identitasnya itu, tidak menjelaskan instansi mana di Pemko Medan yang memberi izin pengoperasian judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut.
Anehnya, meski mengaku memiliki izin, akan tetapi para pria tersebut ternyata sangat marah ketika lokasi judi itu difoto. "Kalau memiliki izin, kenapa mereka takut lokasi judi itu difoto?" tanya seorang sumber.
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah tetap waspada terhadap potensi tekanan inflasi, meskipun
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menargetkan renovasi 400 ribu unit rumah rakyat sepanjang 2026. Program ini meningkat signifikan dibandingkan realisas
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2026 yang terdiri dari tar
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengkaji skema pembiayaan mikro dengan bunga maksimal 6 persen melalui kolaborasi antara kop
EKONOMI
JAKARTA Rangkaian perayaan Tri Hari Suci di Gereja Katedral Jakarta berlangsung aman dan lancar. Ribuan umat mengikuti ibadah sejak Kami
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripur
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan impor minyak mentah dari berbagai negara, termasuk R
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talauho, menyatakan belum menerima nomor laporan polisi (LP) setelah mendatangi Badan Resers
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak aparat kepolisian memberantas praktik premanisme hingga ke akar. Ia menila
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung memeriksa sejumlah jaksa yang menangani perkara dugaan korupsi terkait Amsal Sitepu. Pemeriksaan dilakukan terha
HUKUM DAN KRIMINAL