BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Judi Batu Goncang di Komplek Cemara Asri, Khatib Jumat Mesjid Al Musannif: Aparat Keamanan Sadarlah, Segera Lakukan Penutupan

Tim Redaksi - Minggu, 01 Juni 2025 12:55 WIB
Judi Batu Goncang di Komplek Cemara Asri, Khatib Jumat Mesjid Al Musannif: Aparat Keamanan Sadarlah, Segera Lakukan Penutupan
JUDI BATU GONCANG-Cemara Square yang di lantai 1, setiap malam ada permainan judi batu goncang berkedok hiburan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Khatib Jumat Mesjid Al Musannif Jalan Cemara Medan, Ustadz Ulil Abshory, mendesak jajaran kepolisian Sumut segera menutup permainan judi batu goncang berkedok hiburan yang beroperasi di Komplek Cemara Asri, Medan.

"Kita minta aparat kepolisian segera menutup lokasi judi tersebut," tegas Ustadz Ulil Abshory, Khatib Jumat Mesjid Al Musannif Jalan Cemara Medan menanggapi BITVOnline.com terkait judi batu goncang di Komplek Cemara Asri, Jumat (30/05/2025).

Menurut Ulil Abshory, proses penutupan itu bisa diawali dengan memberi peringatan. "Tapi kalau tidak mau menutup sendiri, polisi harus menutupnya secara paksa," tegas ustadz muda ini.

Ia sangat berharap aparat keamanan sadar. "Aparat keamanan, sadarlah…! Tingkatkan amar ma'ruf nahi mungkar. Mengajak kepada kebaikan dan mencegah pada kemungkaran. Ini perintah agama. Saya harap, aparat keamanan, sadarlah dalam melaksanakan itu,´tegas Ulil Abshory.

Ustadz Ulil Abshory sangat yakin, selain faktor agama, pendidikan, dan faktor lingkungan, faktor peran aparat keamanan juga sangat menentukan dalam memberantas penyakit masyarakat, seperti perjudian dan narkoba. "Jadi, peran aparat keamanan sangat penting dalam menjamin keamanan masyarakat," tegas Ulil Abshory.

JUDI BATU GONCANG DI KOMPLEK CEMARA ASRI

Sebelumnya, BITVOnline.com menurunkan laporan beroperasinya permainan judi berkedok hiburan atau lebih popular disebut batu goncang di Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara Medan. Ini membuat masyarakat bingung.

Sebelumnya, Polda Sumut sudah menggerebek dan menangkap pelaku judi batu goncang dari Plaza Yang Lim, Medan. Namun sayangnya, judi jenis serupa justru beroperasi dengan aman dan nyaman di Komplek Cemara Asri.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.Kenapa judi batu goncang di Plaza Yanglim di gerebek dan ditutup? Sementara permainan jenis serupa, yakni batu gocang di Komplek Cemara Asri, beroperasi tanpa gangguan.

DIKAWAL PRIA BERBADAN TEGAP

Dari pantauan BITVOnline.com, lokasi judi batu goncang di Komplek Cemara ini, dikawal sejumlah pria berbadan tegap dan dengan kasar melarang wartawan mengambil gambar. Lokasinya pun, sangat dekat dengan Masjid Al Musannif.

Masyarakat menduga, pengelola judi yang berlokasi di sebuah food courtKomplek Cemara Asri itu, telah memiliki "setoran wajib" kepada aparat keamanan.

"Bila tidak memberi setoran, mana mungkin lokasi judi batu goncang ini bisa bertahan beroperasi? Karena pada 2 Mei 2025 lalu, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut telah menggerebak lokasi permainan judi serupa di Plaza Yanglim, Sei Rengas, Kecamatan Medan Area, Medan. Lalu, kenapa yang di Komplek Cemara ini dibiarkan beroperasi?" tegas salah seorang sumber BITVOnline.com, Jumat (30/05/2025).

Food courttempat permainan judi batu goncang di Komplek Cemara Asri ini, beroperasi setiap malam. Menurut pantauan BITVOnline.com, Kamis (29/05/2025) malam, tampak pengunjung sangat ramai.

Ratusan pengunjung yang mayoritas etnis Tionghoa itu, memadati lokasi food court yang sangat luas dan memanjang hingga ke belakang. Mereka tampak asyik dan tekun memperhatikan angka dalam kupon, sembari menyimak lagu yang dinyanyikan oleh seseorang melalui pengeras suara diiringi musik.

Sesekali musik dan lagu berhenti, setelah ada yang berteriak maju ke depan untuk menukarkan kupon. Mereka terlihat bermain sangat aman dan nyaman dengan pengawalan ketat sejumlah pria berbadan tegap yang selalu memasang mata tajam di pintu masuk food court, tempat lokasi judi.

Para "pria pengawas" itu, sebagian terlihat duduk di depan pintu food court. Sebagian lagi aktif mobile (berkeliling) di sekitar lokasi food court. Para pria tersebut tampak selalu waspada terhadap setiap orang yang datang yang dianggap mencurigakan.

Tim wartawan BITVOnline.com yang datang ke lokasi, misalnya, tidak sempat duduk berlama-lama. Bahkan, belum sempat pesan minum. Tapi, mereka langsung didatangi sejumlah pria berbadan tegap pengawas lokasi judi tersebut, dan menggiring wartawan BITVOnline.com ke luar dari dalam food court, lokasi judi tersebut.

Para pria pengawas lokasi judi itu, kemudian dengan kasar meminta agar wartawan BITVOnline.com menghapus foto dari dalam handphone milik wartawan. Sempat terjadi perdebatan. Karena pria pengawas lokasi judi itu, tanpa hak memaksa untuk menghapus foto dari dalam kamera handphone.

Ketika identitas pria yang melarang mengambil foto itu ditanya, dia tidak menjawab. "Abang tidak perlu saya siapa. Kenapa ambil video tadi," sergah pria itu dengan kasar.

Mengaku Memiliki Izin

Setelah perdebatan mereda, seorang pria diduga sebagai pimpinan pengawas kawasan judi batu goncang itu, menjelaskan bahwa lokasi judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut telah memiliki izin.

"Ini ada izinnya, Bang," tegas pria itu meyakinkan. Sayangnya, pria yang menolak untuk menyebut identitasnya itu, tidak menjelaskan instansi mana di Pemko Medan yang memberi izin pengoperasian judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut.

Anehnya, meski mengaku memiliki izin, akan tetapi para pria tersebut ternyata sangat marah ketika lokasi judi itu difoto. "Kalau memiliki izin, kenapa mereka takut lokasi judi itu difoto?" tanya seorang sumber.

Kepada wartawan, pria pengawas lokasi judi itu juga berdalih, para pemain judi yang datang ke lokasi itu sekarang sedang sepi. "Sekarang lagi sepi ini, Bang," jelasnya.

Pantauan BITVOnline.com, saat itu ratusan orang terlihat memadati lokasi perjudian tersebut. Dari banyaknya jumlah pengunjung yang datang, menggambarkan omset judi batu goncang Komplek Cemara Asri ini mencapai ratusan juta setiap malam.

Jumlah omset ini diperkirakan akan lebih banyak lagi, bila pada malam Sabtu dan malam Minggu. Sebab, pada dua malam itu, jumlah pengunjung akan lebih banyak lagi dari malam biasa.*

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru