Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, Kemhan Langsung Lakukan Evaluasi
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangu
NASIONAL
MEDAN – Komando Daerah Militer (Kodam) I/BB diminta berlaku adil dan tidak menyakiti rakyat, terutama terhadap warga mitra usahanya. Ini bisa diwujudkan dengan konsistensi Kodam I/BB terhadap perjanjian kerjasama yang ditandatangani bersama.
Permintaan itu disampaikan H Rismansyah Siregar, kuasa penuh Syamsurizal selaku Direktur CV Sinar Alam Mandiri, Rabu (18/06/2025).
Rismansyah menyampaikan permintaan itu, sehubungan tindakan Kodam I/BB yang secara sepihak memutus kerjasama usaha dengan Syamsurizal dalam pembangunan dan pengelolaan Lapangan Golf Bukit Barisan Club Country (BBCC) di Desa Tuntungan, Deliserdang, Sumut.
Padahal, kerjasama pembangunan dan pengelolaan Lapangan Golf BBCC Tuntungan itu, dibangun secara sah dan legal antara Kodam I/BB dengan CV Sinar Alam Mandiri yang sepakat menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara (BMN).
Kesepakatan itu, selanjutnya dituangkan dalam perjanjian kerjasama yang ditandatangani langsung Pangdam I/BB yang ketika itu dijabat Mayjen TNI Cucu Somantri dan Direktur CV Sinar Alam Mandiri Syamsurizal.
Dalam pasal 4 dari perjanjian tersebut disebutkan, jangka waktu pengelolaan lapangan golf tersebut selama 15 tahun dihitung sejak penandatanganan perjanjian, yakni 4 September 2017. Itu artinya, pengelolaan lapangan golf tersebut berakhir pada 3 September 2032.
"Jadi, sangat jelas. Ini perjanjian kerjasama bisnis yang sah dan legal. Bahkan, membawa nama besar lembaga institusi TNI, yakni Kodam I/BB. Jadi, ini bukan perjanjian kaleng-kaleng. Jadi, nama besar institusi Kodam I/BB harusnya dijaga. Jangan dipermain-mainkan," tegas H Rismansyah Siregar.
Untuk itu, Rismansyah mengharap agar Kodam I/BB konsisten dengan perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani bersama. Jangan justru bertindak semena-mena dengan memutus kerjasama secara sepihak.
Akibat pemutusan kerjasama secara sepihak itu, Syamsurizal harus menanggung beban berat. Rp 5 miliar modal awalnya dalam membangun dan mengelola Lapangan Golf BBCC Tuntungan itu, hingga kini belum kembali. Karena Kodam I/BB tiba-tiba memutus kerjasama secara sepihak di saat kerjasama baru berjalan 4 tahun 8 bulan.
Sehubungan dengan itu, Rismansyah berharap agar Kodam I/BB segera menyelesaikan kasus ini dengan baik. Sudah satu tahun lebih proses negosiasi dilakukan. "Kami selalu bernegosiasi dengan Aslog Kolonel Inf Ato Sudiatna atas nama Kodam I/BB. Tapi hingga kini belum juga terlihat niat baik Kodam I/BB untuk menyelesaikannya," jelasnya kecewa.
Awal Kerjasama
Seperti diberitakan sebelumnya, kerjasama pembangunan Lapangan Golf BBCC Tuntungan in berawal dari surat permohonan Syamsurizal selaku Ketua Pegolf Profesional Indonesia tertanggal 24 April 2017.
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangu
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (24/6/2026) di zona hijau. Pada sesi pembukaan, IHSG tercatat meng
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan cukup tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Harga logam
EKONOMI
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih berada di level tinggi pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi. Berdasarkan data Pusat Informasi Ha
EKONOMI
GORONTALO Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Provinsi Gorontalo untuk menghadiri puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelay
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa proses pengungkapan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ti
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan segera memeriksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan W
HUKUM DAN KRIMINAL
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto sempat membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Mu
POLITIK
JAKARTA Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa. Kapten Timnas Portugal itu
OLAHRAGA
MAJALAYA Pelarian Taufik Hidayat (30), terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya berinisial YTR (29), akhirnya berakh
HUKUM DAN KRIMINAL