BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

13 Mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan Jadi Tersangka Tawuran Antar-Fakultas

BITVonline.com - Selasa, 10 Desember 2024 03:08 WIB
13 Mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan Jadi Tersangka Tawuran Antar-Fakultas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Sebanyak 13 mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan ditetapkan sebagai tersangka atas aksi tawuran antar-fakultas yang melibatkan Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Peristiwa ini terjadi di kawasan Kecamatan Medan Selayang pada Rabu (4/12) dan Kamis (5/12).

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti, mengungkapkan bahwa salah satu puncak kericuhan terjadi ketika kelompok mahasiswa Fakultas Teknik membakar sepeda motor milik mahasiswa Fakultas Pertanian di sebuah warung di Jalan Setia Budi, Medan.

“Kelompok dari Fakultas Teknik membakar sepeda motor milik salah satu anggota Fakultas Pertanian di sebuah warung silver di Jalan Setia Budi Medan,” ujar Bambang pada Selasa (10/12).

Dalam penyelidikan, polisi menemukan berbagai barang bukti di lokasi kejadian, termasuk batu, besi, petasan, bom molotov, celurit, dan kayu.

Bambang menjelaskan bahwa motif tawuran ini berasal dari dendam lama yang kembali memanas setelah insiden saling lirik di sebuah rumah makan. Meski begitu, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai dendam yang dimaksud.

“Tawuran antara Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian ini disebabkan oleh faktor dendam lama yang bermula dari saling lirik saat berada di sebuah rumah makan,” sambungnya.

Tawuran antar-fakultas ini berlangsung selama dua hari berturut-turut. Pada hari kedua, situasi semakin memanas ketika mahasiswa melepaskan letusan kembang api secara horizontal, yang membuat warga di sekitar lokasi panik. Pecahan botol kaca berserakan di jalanan, menambah ketegangan suasana.

Polisi bergerak cepat dan menangkap 13 mahasiswa dari kedua fakultas yang terlibat. Saat ini, para tersangka telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan di sekitar kampus Universitas Katolik Santo Thomas Medan guna mencegah konflik serupa terulang. “Kami mengimbau kepada semua pihak, khususnya mahasiswa, untuk menyelesaikan konflik secara damai tanpa kekerasan,” tegas Bambang.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru