Istana Buka Kajian Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR
JAKARTA Pemerintah membuka rencana pemotongan gaji menteri hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari upaya efisie
POLITIK
TAPANULI SELATAN – Gabungan Aliansi Pergerakan Tapanuli (GAPERTA) resmi melaporkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial ER yang bertugas di UPT Puskesmas Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, ke Polres Tapanuli Selatan dan Polda Sumatera Utara.
Laporan itu dilayangkan pada Selasa (24/6/2025) atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Tenaga Harian Lepas (THL).
Ketua GAPERTA, Steven, menyampaikan bahwa ER diduga kuat meminta dan menerima uang dari sejumlah tenaga kesehatan sukarela (TKS) yang ingin diangkat menjadi THL maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Kami menerima banyak pengaduan dari masyarakat terkait dugaan praktik pungli yang terjadi di UPT Puskesmas Sayurmatinggi. Modusnya, ER menjanjikan pengangkatan sebagai THL atau PPPK dengan syarat menyerahkan sejumlah uang," kata Steven dalam keterangan persnya.
Steven menjelaskan, peristiwa dugaan pungli tersebut terjadi pada tahun 2023, dan dilakukan dalam dua tahap pembayaran.
Uang pertama dibayarkan di rumah ER di Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, dan pelunasan dilakukan saat ER mendatangi rumah korban.
Bukti kwitansi pembayaran bermaterai turut disertakan dalam laporan.
GAPERTA menilai bahwa ER tidak bekerja sendiri.
Oleh karena itu, mereka mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap seluruh pihak yang terlibat.
"Kami yakin ini bukan kerja satu orang. Patut diduga ada sistem yang berjalan di balik praktik ini. Aparat penegak hukum harus menyelidiki lebih dalam," tegas Steven.
Lebih lanjut, GAPERTA menyebut bahwa pengangkatan honorer THL pada tahun 2023 sudah tidak memiliki dasar hukum setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
Oleh karena itu, perekrutan dan pemberian gaji bagi THL tersebut patut diduga sebagai tindakan melawan hukum.
GAPERTA memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, demi menjawab keresahan masyarakat yang selama ini diam dan takut melapor.
"Kami akan terus bongkar satu per satu. Masih banyak modus dugaan pungli lainnya di UPT Puskesmas Sayurmatinggi yang sudah masuk ke kami. Ini adalah suara rakyat yang harus kami perjuangkan," pungkas Steven.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak UPT Puskesmas Sayurmatinggi maupun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
GAPERTA menyatakan siap menghadirkan para korban dan bukti lainnya apabila dibutuhkan oleh aparat penegak hukum dalam proses penyelidikan.*
JAKARTA Pemerintah membuka rencana pemotongan gaji menteri hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari upaya efisie
POLITIK
TEHERAN Pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, akibat serangan udara yang diduga
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji sebagai perkara besar. Lemba
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 17 Maret 2026 Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat In
EKONOMI
BANDA ACEH Cuaca di wilayah Provinsi Aceh pada hari ini didominasi kondisi berawan dengan hujan ringan yang terjadi di sejumlah daerah.
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Intensitas hujan terpant
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi kondisi berawan di seluruh wilayah administratif. Meski tidak
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan di sejumlah daerah. Intensitas hujan terca
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca cerah diprakirakan mendominasi seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini. Kondisi ini terjadi mera
NASIONAL
DENPASAR Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur hampir seluruh wilayah Bali pada hari ini.Kondisi ini terjadi merata di
NASIONAL