Optimisme Menatap Masa Depan Indonesia
Oleh Yakub F. IsmailDI tengah situasi ketidakpastian global disertai ancaman perlambatan pergerakan ekonomi dunia dipicu persoalan konflik
OPINI
JAKARTA — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengaku tidak mengetahui siapa yang dimaksud dengan "Ibu" dalam percakapan antara eks kader PDI-P Saeful Bahri dan mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina.
Pernyataan itu disampaikan saat Hasto menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku dan perintangan penyidikan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/6).
Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum membacakan kutipan percakapan yang menyebutkan adanya "perintah Ibu" dalam proses PAW anggota DPR 2019–2024 yang diduga melibatkan Harun Masiku.
"Komunikasi saat Saeful Bahri sama Tio, ini ada penyampaian Saeful bilang 'ini perintah Ibu'. Nah, ini Ibu yang terdakwa pahami siapa?" tanya jaksa kepada Hasto.
"Saya tidak tahu," jawab Hasto singkat.
Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa dirinya mengetahui bahwa Saeful Bahri berbohong kepada Agustiani Tio untuk menekan eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.
"Dalam persidangan ini saya mengetahui bahwa Saeful berbohong kepada Tio untuk menekan Wahyu Setiawan terkait urusan Harun Masiku," ungkapnya.
"Jadi, Saeful menyatakan dia berbohong dengan menggunakan nama saya," tambah Hasto.
Pernyataan ini menanggapi kesaksian Tio yang menyebut bahwa komunikasi terkait PAW Harun Masiku dilakukan dengan menyertakan kalimat bahwa proses tersebut "dipantau" dan dilakukan atas permintaan pihak tertentu.
Dalam sidang sebelumnya, Tio juga membenarkan bahwa dirinya pernah menerima pesan dari Saeful yang menyebutkan soal pengawasan proses PAW dan adanya permintaan yang diduga berasal dari Hasto.
Jaksa bahkan membacakan kembali berita acara pemeriksaan (BAP) yang mengungkap bahwa Tio pernah menduga Sekjen PDI-P terlibat karena ada instruksi yang disebut berasal dari "Ibu".
Meski begitu, Tio mengaku tidak mendengar secara langsung dari Hasto, dan hanya mendasarkan persepsinya pada percakapan dengan Saeful Bahri serta pernyataan Wahyu Setiawan.
Kasus ini masih berlanjut, dan publik menanti apakah proses peradilan mampu mengungkap keterlibatan aktor-aktor penting di balik polemik PAW Harun Masiku yang selama ini menjadi buron KPK.*
(km/a008)
Oleh Yakub F. IsmailDI tengah situasi ketidakpastian global disertai ancaman perlambatan pergerakan ekonomi dunia dipicu persoalan konflik
OPINI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Penguatan terjadi di tengah respons pasar
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Berdasarkan la
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan memperkuat kinerja melalui keterbukaan info
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 t
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri acara resepsi Hari Lahir (Harlah) Yayasan Ma
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dalam upacara peringa
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Dewan Pimpinan Daerah Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Belitung bersama jajaran DPC PJS Kota Pangkalpinang melakukan a
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel kembali menegaskan ko
NASIONAL
SURABAYA Pemerintah Indonesia menegaskan tidak ada larangan terhadap kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi. Penegasa
NASIONAL