BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Polres Pemalang Selidiki Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun Ditemukan Dalam Karung di Desa Kaliprau

BITVonline.com - Senin, 09 Desember 2024 11:56 WIB
Polres Pemalang Selidiki Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun Ditemukan Dalam Karung di Desa Kaliprau
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pemalang, Jawa Tengah – Polres Pemalang sedang menyelidiki kasus dugaan pembunuhan seorang bocah berusia 9 tahun yang ditemukan dalam karung di belakang rumahnya di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang, pada Senin (9/12/2024).

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Oktavian Saputra, mengonfirmasi peristiwa tragis ini dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. “Sampai dengan saat ini, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi,” ujar Andika dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Pemalang.Jenazah bocah berinisial SSS (9) ditemukan pada Minggu (8/12/2024) malam, dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah karung yang terletak di belakang rumahnya. Sebelumnya, SSS dilaporkan hilang secara misterius setelah orangtuanya pergi ke pasar. Pihak keluarga dan tetangga telah berupaya mencarinya, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Laporan mengenai anak hilang pun telah disampaikan kepada pihak kepolisian, dan foto SSS pun tersebar melalui media sosial.

Setelah ditemukan, jenazah bocah tersebut langsung dibawa ke RSU M Ashari Pemalang untuk dilakukan otopsi oleh tim kedokteran forensik. “Kami menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk menentukan penyebab kematian korban,” ujar Andika.Penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Pemalang masih berlangsung untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini dan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi. Kasus ini mengguncang warga Desa Kaliprau, yang merasa terkejut dan prihatin dengan kematian tragis seorang anak di lingkungan mereka.Pihak kepolisian berharap dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan keadilan bagi keluarga korban. Masyarakat setempat juga diminta untuk tetap tenang dan memberi kesempatan kepada pihak berwenang untuk melakukan proses penyelidikan. (JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru