BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Warga Mangkubumi Jadi Korban Pengeroyokan, Alami Luka Serius hingga Gigi Patah

- Jumat, 11 Juli 2025 19:33 WIB
Warga Mangkubumi Jadi Korban Pengeroyokan, Alami Luka Serius hingga Gigi Patah
Seorang warga menjadi korban dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Suka Mulia, Kamis (10/7/2025). (foto: Razali/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Aksi kekerasan kembali mencoreng wajah Kota Medan.

Seorang warga Jalan Mangkubumi, Kecamatan Medan Maimun, bernama Jaya Perkas, menjadi korban dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Suka Mulia, tak jauh dari Kantor Pajak.

Peristiwa ini diduga melibatkan seorang pria bernama Suhartono alias Tono dan sejumlah rekannya.

Baca Juga:

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis (10/7/2025) itu, Jaya mengalami luka serius, termasuk luka tusuk di punggung, gigi bagian bawah patah, serta sejumlah memar dan luka lecet di tubuhnya.

"Punggung kanan saya mengalami luka tusuk, telinga berdarah, bibir pecah, gigi juga patah," ujar Jaya kepada wartawan.

Baca Juga:

Diketahui, sebelum kejadian terjadi, Jaya memang kerap berselisih paham dengan para terduga pelaku.

Saat ia berada di lokasi kejadian, sekelompok orang yang dipimpin oleh Tono tiba-tiba menyerangnya secara membabi buta.

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan Polisi dengan nomor: LP/B/294/V/1/2025/SPKT/POLSEK MEDAN KOTA/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tercatat pada tanggal 2 Juni 2025 pukul 07.53 WIB.

Dugaan tindak pidana yang dilaporkan merujuk pada Pasal 170 KUHP Jo Pasal 351 KUHP.

"Saya berharap polisi segera menangkap para pelaku. Saat ini mereka masih bebas berkeliaran, sementara saya trauma dan mengalami luka-luka," tambah Jaya.

Ironisnya, nama Suhartono alias Tono juga disebut dalam laporan dugaan penganiayaan sebelumnya, yang dilayangkan oleh Anjeli Dewi, ibu dari korban lain, Frezky.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
UGM Serukan Moral Bangsa: Hentikan Kekerasan, Tolak Kebijakan Tak Adil
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan, Kuasa Hukum Percaya Polres Tapsel Akan Bertindak Tegas
MUI dan Jusuf Kalla Imbau Pengunjuk Rasa Jaga Kondusivitas: "Tahan Diri, Hindari Anarki"
Tragedi di Makassar: Kantor DPRD Dibakar Massa, Tiga Tewas dan Lima Luka-luka
Komnas HAM: Ada Upaya Pembatasan Informasi Oleh Pemerintah dan Polisi
Gedung DPR Digeruduk Ojol, Suarakan Keadilan untuk Affan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru