BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Kakek Penarik Becak Disabilitas Jadi Korban Begal di Medan, Pelaku Telah Diamankan

Abyadi Siregar - Minggu, 13 Juli 2025 13:26 WIB
Kakek Penarik Becak Disabilitas Jadi Korban Begal di Medan, Pelaku Telah Diamankan
Polrestabes Medan berhasil menangkap kedua pelaku pembegalan kakek disabilitas penarik becak motor di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan. (foto: kolase/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Seorang kakek penarik becak motor (betor) yang juga merupakan penyandang disabilitas, M. Yatim (80 tahun), menjadi korban aksi pembegalan di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 31 Mei 2025, dan sempat menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

Kapolrestabes Medan melalui Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto menyampaikan bahwa kedua pelaku telah ditangkap.

Mereka adalah Feri Junaidi alias Semberenget, yang melakukan pembegalan, dan Riki Wahyudi, yang berperan sebagai penadah becak hasil kejahatan.

"Kedua pelaku telah kami amankan. Meski kendaraan korban sempat dibongkar, sebagian besar bagian becak sudah berhasil diamankan," ujar Bayu, Minggu (13/7/2025).

Bayu menjelaskan bahwa pelaku berpura-pura menjadi penumpang dan meminta Yatim mengantar ke kawasan Martubung.

Saat tiba di lokasi yang sepi, pelaku menyuruh korban turun dan langsung membawa kabur becak motor milik Yatim.

M. Yatim, yang kehilangan tangan kanannya akibat kecelakaan kerja di masa lalu, tidak bisa melawan.

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Dia tidak bawa senjata, tapi mengancam saya. Saya serahkan becaknya," tutur Yatim dengan nada tenang.

Usai kejadian, Yatim meminta pertolongan warga untuk diantar pulang ke rumah.

Ia juga kehilangan sejumlah dokumen penting yang berada di dalam kendaraan, seperti STNK, BPKB, KTP, SIM, serta uang tunai sebesar Rp20 ribu dari hasil menarik penumpang.

Meski mengalami kejadian menyedihkan, M. Yatim mengaku bersyukur atas bantuan dari masyarakat.

Ia mendapat tumpangan pulang dan bahkan diberi uang tunai oleh warga yang iba.

Beberapa hari kemudian, seseorang memberinya becak motor baru, sehingga ia dapat kembali bekerja seperti biasa.

"Sekarang saya sudah bisa kerja lagi. Ada yang bantu beri becak baru," ujarnya dengan rasa syukur.

Pelaku Feri mengaku sejak awal telah menargetkan korban karena kondisi fisiknya yang lemah.

Ia menjual becak motor tersebut kepada Riki Wahyudi seharga Rp1,4 juta.

Selanjutnya, becak dibongkar dan dijual secara terpisah agar lebih mudah dilepas ke pembeli.

"Baru bagian bak becak yang laku, saya jual Rp80 ribu," ujar Riki.

Pihak kepolisian menegaskan proses hukum terhadap kedua pelaku akan dilakukan secara tegas.

Keduanya juga sempat diberikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melawan saat ditangkap.*

(mi/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru