BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

GEMMA PETA INDONESIA Bergerak! Akan Lakukan Aksi Unjuk Rasa Desak Bupati Tapsel Nonaktifkan Kades Sibongbong, Diduga Salahgunakan Dana Desa

Ronald Harahap - Senin, 14 Juli 2025 11:12 WIB
GEMMA PETA INDONESIA Bergerak! Akan Lakukan Aksi Unjuk Rasa Desak Bupati Tapsel Nonaktifkan Kades Sibongbong, Diduga Salahgunakan Dana Desa
Maradona sitompul kepala desa sibongbong kec. Angkola selatan Kab. Tapanuli selatan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN — Lembaga organisasi kemasyarakatan Gerakan Masyarakat Dan Mahasiswa Pembela Tanah Air Indonesia (GEMMA PETA INDONESIA) melalui Musno Saidi Siregar, Divisi Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan, mendesak Bupati Tapanuli Selatan untuk segera menonaktifkan Kepala Desa Sibongbong, Kecamatan Angkola Selatan, atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2024–2025.

Desakan ini muncul setelah fakta-fakta mencurigakan terungkap di lapangan pasca viralnya pemberitaan mengenai keterlambatan dan ketidakteraturan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Sibongbong. BLT baru direalisasikan pada Kamis (10/7/2025), namun tanpa kejelasan periode pencairan dan dilakukan di luar jam kantor tanpa sepengetahuan pihak kecamatan maupun BPD.

Musno Saidi menyebut bahwa pihaknya menemukan banyak kejanggalan dari hasil investigasi di lapangan serta laporan dari masyarakat.

Baca Juga:

Dugaan pelanggaran yang disoroti di antaranya:

- Kegiatan ketahanan pangan 2023 dan 2024 yang diduga fiktif

Baca Juga:

- Penyaluran BLT yang diduga mengalami pemotongan

- Kegiatan PKK yang tidak transparan serta berpotensi mark-up

- Pembangunan rabat beton 2024 yang diduga tidak sesuai RAB dan kualitas rendah

"Pembangunan rabat beton tahun 2024 diduga tidak mengacu pada standar SNI. Ini sangat merugikan masyarakat karena kualitas jalannya buruk," ujar Musno.

Lebih lanjut, ia menyebut adanya dugaan penarikan dana sebesar Rp500 juta dari ADD dan DD pada tahun anggaran 2025, namun hingga kini gaji perangkat desa, pengurus BPD, hingga kader desa lainnya belum dibayarkan.

Kegiatan Dana Desa Tahap I 2025 juga belum tampak realisasinya di lapangan.

Menurut Musno, laporan pertanggungjawaban anggaran desa tahun 2024 pun saat ini masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan, Kuasa Hukum Percaya Polres Tapsel Akan Bertindak Tegas
Diduga Ada Penyimpangan, Bantuan Bibit Padi di Tapian Nauli Jadi Sorotan
Pasar Murah Kecamatan Arse Tapsel Hadirkan Solusi Pangan Terjangkau bagi Warga
Mengenang Kejayaan Bioskop Horas Theater di Padangsidimpuan Era 80-an
Di Tengah Kemarau Panjang, SMAN 1 Arse Gelar Kebaktian Bersama di GKPA Huta Padang untuk Memohon Turunnya Hujan
Heboh! Jerome Polin Ungkap Isi Chat Tawaran Jadi Buzzer Pro Pemerintah, Segini Harganya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru