Kasus Ijazah Jokowi Bergulir, Polisi Periksa 130 Saksi dan 25 Ahli, Uji Forensik Dilakukan
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
KEDIRI –Polisi telah menetapkan Yusa Cahyo Utomo sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Gondanglegi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Tersangka diancam dengan hukuman mati setelah polisi menyematkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan Pasal 340 KUHP karena pelaku telah merencanakan dengan matang tindakannya untuk menghabisi para korban. “Pelaku sudah menyiapkan alatnya berupa palu dan menunggu kedatangan korban. Itu yang menjadi alasan kami menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana,” ujar Bimo, Sabtu (7/12/2024).
Pasal 340 KUHP berbunyi, “Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.”
Kasus ini bermula dari sakit hati yang dialami Yusa Cahyo Utomo kepada korban. Tersangka diketahui meminta pinjaman uang kepada korban, namun permintaannya ditolak. Motif dendam inilah yang diduga kuat menjadi latar belakang dari perbuatan keji tersebut.
Bimo menambahkan bahwa Yusa Cahyo Utomo merupakan adik kandung dari salah satu korban, Kristina. Polisi berhasil menangkap Yusa setelah melakukan pengejaran intensif dan menangkapnya di Lamongan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
“Kami berhasil menangkap pelaku di Lamongan setelah dilakukan pengejaran. Pelaku ini merupakan adik kandung dari korban perempuan,” kata Bimo.
Kasus pembunuhan satu keluarga ini mengejutkan warga setempat dan menjadi sorotan publik. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan proses hukum terhadap tersangka.
(N/014)
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraa
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan jembatan baru di Jalan Adi Sucipto, Ga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak semestinya dibalas dengan laporan
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti fenomena meningkatnya kritik publik yang justru berujung pada pelaporan k
POLITIK
MEDAN Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai isu terkait Partai NasDem yang disebut bakal merger dengan pihak lain sebagai nara
POLITIK
JAKARTA Koordinator Masyarakat AntiKorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang,
NASIONAL
JAKARTA Kinerja sektor pertanian Indonesia menunjukkan tren positif dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor dalam beberapa waktu tera
EKONOMI
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim resmi melantik 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di
PEMERINTAHAN