"Silakan konfirmasi ke Inspektorat," ujarnya singkat saat dihubungi wartawan.
Inspektorat: Masih Dalam Proses
Sementara itu, Inspektur Kabupaten Badung, Ni Luh Suryaniti, membenarkan bahwa proses pemeriksaan dan verifikasi pengembalian dana masih berlangsung.
"Kita pastikan semua berjalan sesuai rekomendasi BPK. Penanganan terus kami lakukan," ujarnya.
Citra Birokrasi Tercoreng
Skandal ini mencoreng citra birokrasi Kabupaten Badung yang selama ini dikenal memiliki anggaran besar dan pengelolaan keuangan yang relatif tertib. Publik menuntut transparansi serta tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.
"Kalau hanya masyarakat kecil salah pakai BBM langsung kena pidana. Tapi ini triliunan uang rakyat dipakai semena-mena, harus ada keadilan!" ujar salah satu aktivis antikorupsi Bali.*