BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis, Klaim Hemat Anggaran Rp 5 Triliun
JAKARTA Kepala Dadan Hindayana menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun melalui p
NASIONAL
MEDAN - Bupati Langkat Syah Affandin mengklarifikasi perihal pernyataan Ustadz Abbas yang menuding melakukan pemaksaan pengosongan rumah yang dihuninya. Ia menjelaskan, rumah tersebut telah diperjualbelikan sesuai Perjanjian Jual Beli dengan Alfin di Kantor Notaris Nilawati, SH.
Bupati Langkat menjelaskan bahwa, Ustadz Abbas benar melakukan pinjaman sebanyak dua termin. Ketika itu, Ustadz Abbas mengaku memerlukan uang untuk modal usaha. Namun dalam perjalanannya, modal pinjaman itu hingga saat ini tidak juga dikembalikan.
"Ustadz Abbas meminjam uang kepada saya awalnya untuk usaha bisnis, dan menurut saya sesuatu hal yang positif. Pada Bulan Mei, ia meminjam Rp 950 juta. Kemudian memberikan uang pembayaran sebesar Rp 60 juta dengan catatan sebagi pemberian keuntungan," ucapnya.
Namun di bulan itu juga, Ustadz Abbas kembali meminjam uang sebesar Rp 350 juta untuk penambahan modal usaha, dimana hingga saat ini tidak ada pembayaran lainnya.
"Saya desak untuk segera melakukan pembayaran hutangnya. Dan dari pengakuannya kepada saya, ia (Ustadz Abbas) mengakui bahwa pekerjaan itu tidak ada. Ia terpaksa mengatakan itu karena terjepit untuk membayar hutang-hutangnya. Jadi dari awal dia (Ustadz Abbas) sudah terindikasi ada niat berbohong," ujarnya.
Bupati Langkat Syah Affandin meminta agar Ustadz Abbas segera mengembalikan uang pinjamannya sesuai jumlah yang dipinjamnya. "Kembalikan saja yang yang dipinjamnya," katanya.
Perihal pengosongan rumah tersebut, Syah Affandin mengatakan bahwa tidak ada pemaksaan. Terlebih lagi sudah ada kesepakatan jual beli rumah tersebut kepada Alfin.
"Sedikit pun saya tidak memaksanya untuk mengosongkan rumah tersebut. Selama ini pun dia masih menempati rumah tersebut. Silahkan dijual rumahnya itu, dan kembalikan uang saya sesuai pinjamannya," cetusnya.
Mengenai hal gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, Syah Affandin menegaskan siap menghadapi gugatan tersebut.
"Kita hadapi dengan pengacara saya. Kembalikan saja uang saya, jual saja rumahnya. Sudah ditanyakan untuk menjual rumahnya, harganya pun tidak sampai Rp 1 milyar," terangnya mengakhiri.*
JAKARTA Kepala Dadan Hindayana menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun melalui p
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Bupati Gus Irawan Pasaribu menggelar buka puasa bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertika
PEMERINTAHAN
MEDAN Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Sumatera Utara menyatakan siap menampung pengaduan dan mendampingi konsumen Citraland yang merasa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan Kemenkes RI memastikan biaya perawatan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, akan digratiskan di Rumah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026,
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menetapkan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.Wakil Ketua
NASIONAL
BATU BARA, 16 Maret 2026 Kepala Desa Bogak, Fazzary Akbar, SE, menghadiri rapat koordinasi terkait maraknya aksi tawuran remaja di wilay
NASIONAL
BINJAI Abd Kadafi Pane terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Binjai untuk masa bakti 202
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih relatif stabil menjelang Hari Ray
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh menjelang Hari Raya Idulfit
NASIONAL