Wali Kota Rico Waas Jadikan Hasil Rapat Kerja DPRD sebagai Pijakan Pembangunan Kota Medan 2027
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut hasil rapat kerja DPRD Kota Medan sebagai salah satu pijakan penting dalam menga
PEMERINTAHAN
Jakarta – Pemerintah telah menunjukkan langkah tegas dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dengan menangkap sebanyak 3.965 tersangka dalam kurun waktu satu bulan, yakni sejak 4 November hingga 3 Desember 2024. Operasi ini juga berhasil menyita barang bukti dengan nilai fantastis mencapai Rp2,88 triliun.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah membentuk Desk Pemberantasan Narkoba. Desk ini terdiri dari lima kelompok kerja (pokja) yang melibatkan TNI, Polri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.”Pokja penegakan hukum dalam kurun satu bulan telah memproses 3.608 perkara, mengamankan 3.965 tersangka, dan barang bukti senilai Rp2,88 triliun,” kata Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2024).
Selama operasi tersebut, tim gabungan menyita sejumlah besar narkotika, termasuk:
Sabu: 1,19 ton Ganja: 1,19 ton Obat keras: Lebih dari 2 juta butir Happy five: 1.163.210 butir Ekstasi: 370.868 butir Hashish: 132 kilogram Tembakau gorila: 12.576 gram Kokain: 251,3 gram Ketamin: 194 gram“Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras tim gabungan yang terus memerangi peredaran narkoba di Indonesia,” ujar Jenderal Listyo Sigit.Selain memberantas penyalahgunaan narkoba, Polri juga menindaklanjuti kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait para pengedar besar yang telah ditangkap. Hingga saat ini, terdapat lima laporan polisi terkait TPPU yang tengah diproses, dengan total aset yang disita sebesar Rp126,84 miliar.
“Kami memastikan proses hukum terhadap para pengedar besar dilakukan hingga tuntas, termasuk melalui pendekatan TPPU untuk memiskinkan jaringan mereka,” kata Kapolri.Kapolri juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap pemberantasan narkoba di Indonesia. Dengan pembentukan Desk Pemberantasan Narkoba, pemerintah menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman narkotika.Operasi ini tidak hanya menargetkan para pengedar, tetapi juga berfokus pada pemberantasan jaringan besar yang selama ini menjadi penggerak utama peredaran narkoba di Indonesia.”Kami akan terus meningkatkan koordinasi antar-lembaga agar upaya pemberantasan narkoba ini semakin efektif,” tutup Kapolri. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut hasil rapat kerja DPRD Kota Medan sebagai salah satu pijakan penting dalam menga
PEMERINTAHAN
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki modal un
PENDIDIKAN
MEDAN Harga cabai merah yang melonjak sekitar 50 persen diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi Sumatera Utara pada Se
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan dua bentuk dukungan bagi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (
PENDIDIKAN
MEDAN Kabar duka menyelimuti sivitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU). Seorang mahasiswi Program Studi Sastra Inggris, Fakulta
PERISTIWA
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi terbaru pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Medan
NASIONAL
JAKARTA Komisi II DPR RI akan memanggil Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada Selasa (29/9/2026) untuk membahas temuan fasilitas di Lapa
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan me
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dijadwalkan kemb
NASIONAL
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong organisasi kepemudaan memperkuat konsolidasi serta membangun sine
PEMERINTAHAN