Purbaya Bantah Isu Dana BoP ke Israel, Tegaskan Indonesia Tak Pernah Punya Komitmen Iuran
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu yang menyebut Indonesia ikut menyalurkan dana dalam skema Board of Peace (BoP) hingga m
EKONOMI
LABUHANBATU UTARA – Keributan dan nyaris adu jotos terjadi di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Sabtu (9/8/2025).
Insiden ini dipicu kedatangan wali murid yang anaknya diduga menjadi korban tindakan asusila oleh oknum guru berinisial RS, yang mengajar mata pelajaran olahraga.
Ketegangan memuncak ketika wali murid bertemu langsung dengan oknum guru tersebut. Bukannya menunjukkan itikad baik, terduga pelaku justru menyambut dengan nada keras dan bahasa kasar, sehingga memancing emosi pihak keluarga korban.
Anehnya, beberapa guru lain di sekolah justru terkesan melindungi RS. Mereka bahkan disebut-sebut meminta korban untuk tidak melaporkan peristiwa itu kepada keluarganya. Sikap tersebut memicu adu mulut di dalam lingkungan sekolah.
Salah satu keluarga korban, Parasian Lubis yang merupakan kakek korban, mengungkapkan kepada Beritasatu.com bahwa dugaan pelecehan itu terjadi saat cucunya, siswi berinisial AN, tengah menjalani piket pagi membersihkan halaman sekolah.
"Saat itu cucu saya sedang piket pagi bersama temannya. Dia melepas sepatu, memakai sandal, lalu memasukkan kaos kaki ke dalam kantong rok. Tiba-tiba oknum guru itu datang dan berkata, 'Di kantongmu narkoba ya,' lalu memasukkan tangannya ke dalam saku rok seragam korban. Diduga saat itulah dia menyentuh alat vital korban," ujar Parasian.
Menurut keterangan korban, oknum guru itu kemudian mengeluarkan kaos kaki, cermin kecil, dan permen tangkai dari saku rok, sebelum kembali memasukkannya sambil diduga melakukan sentuhan tidak pantas untuk kedua kalinya di hadapan beberapa siswa.
Setibanya di rumah, korban menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Namun, upaya mediasi yang dilakukan oleh salah satu guru tidak menghasilkan kesepakatan. Bahkan, oknum guru tersebut disebut-sebut mengancam korban.
"Dia bilang, 'Siapa keluargamu? Kalau kau macam-macam akan kuhabisi dan kau tidak nyaman di sekolah ini,'" tutur Parasian menirukan ucapan terduga pelaku.
Karena mediasi gagal, keluarga korban yang didampingi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labura memutuskan melaporkan kasus ini ke Polres Labuhanbatu untuk diproses hukum.*
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu yang menyebut Indonesia ikut menyalurkan dana dalam skema Board of Peace (BoP) hingga m
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang aktif menjalin diplomasi ke berbagai negara me
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mendorong pemanfaatan produk makanan siap saji atau Ready to Eat (RTE) buatan pelaku usaha mikro, kecil, dan me
EKONOMI
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dengan menemui sejumlah investor global dalam rangka meyakinka
EKONOMI
MEDAN Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan melantik kepengurusan baru Komisariat FMIPA Universit
PENDIDIKAN
JAKARTA Rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada akhir perdagangan Selasa (21/4/2026). Mata uang Garuda naik 25 poin a
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum TifaRoy&039s Advocates (Troya) mengungkap bahwa Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta disebut belum menerima
NASIONAL
JAKARTA Meutya Hafid menegaskan bahwa kejahatan di ruang digital harus dipandang setara dengan kekerasan fisik di dunia nyata. Ia menila
NASIONAL
JAKARTA IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan, Selasa (21/4/2026). Indeks melemah 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.559
EKONOMI
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik lima pejabat eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026). Pelantik
NASIONAL